Serangan Jantung, Lakukan Pertolongan Pertama Ini sebelum Terlambat

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 14 November 2019 | 12:36 WIB
Serangan Jantung, Lakukan Pertolongan Pertama Ini sebelum Terlambat
Ilustrasi serangan jantung, dada sesak, nyeri dada. (Shutterstock)

Suara.com - Serangan jantung adalah suatu kondisi yang sulit diprediksi. Seperti seniman Djaduk Ferianto yang meninggal dunia mendadak akibat serangan jantung.

Sebelum serangan jantung, biasanya tubuh akan menunjukkan tanda-tanda peringatan dini yang sangat halus. Tetapi, banyak orang seringkali mengabaikan atau tidak menyadarinya karena disangka gejala biasa.

Padahal serangan jantung membutuhkan pencegahan dan pertolongan yang cepat karena bisa berakibat fatal seperti kematian.

Umumnya dilansir dari Health Grades, serangan jantung terjadi mendadak saat aktivitas sehari-hari, seperti berbelanja, bersantai di sofa atau saat tidur malam.

Serangan jantung terjadi ketika jantung tidak mendapatkan cukup oksigen. Kekurangan oksigen menyebabkan otot jantung mati. Gejala yang paling umum terjadi adalah nyeri dada.

Karena itu, sangat penting memberikan pertolongan pertama pada orang yang mengalami serangan jantung seperti berikut ini:

Seorang pria alami serangan jantung (Shutterstock)
Seorang pria alami serangan jantung (Shutterstock)

1. Hubungi nomor darurat medis setempat

Pertama kali yang harus Anda lakukan ketika seseorang mengalami serangan jantung adalah menghubungi nomor darurat medis setempat agar segera meluncur. Jangan lupa untuk informasikan kondisi dan alergi pasien agar tim medis lebih mempersiapkannya.

2. Duduk atau berbaring

Setelah memanggil paramedis dan ambulans, Anda bisa melepaskan pakaian orang tersebut jika terlihat ketat sambil menunggu ambulans datang.

3. Tetap tenang

Usahakan agar tidak panik ketika memberikan pertolongan pertama pada orang serangan jantung. Begitu pula orang yang mengalami serangan jantung juga harus mengontrol kecemasannya.

Karena, kecemasan dapat memperburuk serangan jantung. Caranya, ambil napas dalam-dalam dan usahakan Anda tetap dalam keadaan sadar.

4. Ambil nitrogliserin

Jika orang yang mengalami serangan jantung pernah diresepkan nitrogliserin, ambilkan untuknya supaya membantu meringankan nyeri dada dan membuka pembuluh darah. Sehingga jantung tidak akan bekerja keras memompa darah ke seluruh tubuh.

5. Berikan CPR

Jika orang yang mengalami serangan jantung sudah tidak sadarkan diri, hubungi para medis agar segera melakukan CPR (Resusitasi Jantung Paru/RJP). Apabila Anda tidak paham CPR, cukup tekan dada sekitar 100 per menik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belajar dari Djaduk, Begini Reaksi Tubuh 1 Bulan sebelum Serangan Jantung!

Belajar dari Djaduk, Begini Reaksi Tubuh 1 Bulan sebelum Serangan Jantung!

Health | Kamis, 14 November 2019 | 11:42 WIB

Djaduk Alami Kesemutan sebelum Meninggal, Tanda Serangan Jantung?

Djaduk Alami Kesemutan sebelum Meninggal, Tanda Serangan Jantung?

Health | Kamis, 14 November 2019 | 10:31 WIB

Serangan Jantung Tanpa Riwayat Penyakit Dialami Djaduk, Kenali Penyebabnya

Serangan Jantung Tanpa Riwayat Penyakit Dialami Djaduk, Kenali Penyebabnya

Health | Kamis, 14 November 2019 | 09:43 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB