Tiru Dian Sastro, Ini 7 Manfaat Seni untuk Perkembangan Anak dengan Autisme

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi
Tiru Dian Sastro, Ini 7 Manfaat Seni untuk Perkembangan Anak dengan Autisme
Dian Sastrowardoyo ajak belajar anaknya yang mengidap autisme dengan kenalkan seni. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Dian Sastrowardoyo diketahui mengenalkan anak pertamanya yang mengidap autisme kepada seni. Apa saja manfaatnya?

Suara.com - Tiru Dian Sastro, Ini 7 Manfaat Seni untuk Perkembangan Anak dengan Autisme

Banyak orang berpendapat jika anak dengan autisme pada dasarnya sama seperti anak pada umumnya, tapi mereka hanya terkendala dengan komunikasi dengan lingkungan sosial.

Masalah komunikasi ini ditengarai menyebabkan anak-anak pengidap autisme akan sulit hidup mandiri hingga dewasa. Benarkah begitu?

"Beberapa indikator pada anak dengan autisme adalah ekspresi wajah datar, tidak menggunakan bahasa tubuh, jarang memulai komunikasi, tidak meniru aksi atau suara, bicara sedikit atau tidak sama sekali, membeo kata, intonasi bicara aneh, tampak tidak mengerti kata, serta mengerti dan menggunakan kata secara terbatas,” papar praktisi dan pakar autisme Nuryanti Yamin di Gandaria City, Jakarta Selatan, Rabu (20/11/2019).

Seperti yang dialami dan dilakukan Dian Sastrowardoyo kepada anaknya pertamanya dengan autisme, Nuryanti yang juga seorang Ortepedagod mengakui jika seni bisa jadi salah satu solusi mendorong tumbuh kembang anak dengan autisme, dan itu bisa dilakukan sedini mungkin.

"Oleh karena itu, intervensi sejak dini sangat penting dilakukan untuk mendorong perkembangan anak dengan autisme. Salah satu cara yang terbukti efektif dalam mengembangkan kemampuan komunikasi dan interaksi sosial anak dengan autisme adalah melalui kegiatan seni," papar Nuryanti.

Nuryanti Yamin, pakar autisme dan Co-Founder Drisana Center, bicara tentang manfaat seni bagi anak autisme. (Suara.com/Dini Afrianti)
Nuryanti Yamin, pakar autisme dan Co-Founder Drisana Center, bicara tentang manfaat seni bagi anak autisme. (Suara.com/Dini Afrianti)

Perempuan yang Co-Founder Drisana Center itu menjabarkan setidaknya ada 7 manfaat seni pada anak dengan autisme, yang disebut-sebut memang responnya lebih baik saat dihadapkan pada seni. Apa saja?

  1. Dapat digunakan untuk membantu masalah pemrosesan sensorik, seperti taktil (peraba) dan visual (pengelihatan).
  2. Meningkatkan keterampilan motorik halus.
  3. Sosial emosional seperti regulasi diri, memahami kapan harus bertindak atau tidak, dan kapan menuangkan ide.
  4. Ekspresi, anak dengan autisme menuangkan ide atau berekspresi sesuai dengan kesukaannya. Membantu anak dengan autisme menyelesaikan konflik yang tidak dapat diungkapkan secara verbal.
  5. Adaptable, mampu diarahkan, meningkatkan kesadaran diri, dan mengurangi stres.
  6. Konsentrasi untuk menuntaskan pekerjaan, berpikir secara simbolis.
  7. Menawarkan komunikasi visual dan meningkatkan kemampuan untuk mengenali (dan merespons) ekspresi wajah.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS