Kenali Ragam Infeksi Paru-paru, Penyebab Meninggalnya Istri Spasojevic

M. Reza Sulaiman

Kamis, 21 November 2019 | 11:56 WIB
Kenali Ragam Infeksi Paru-paru, Penyebab Meninggalnya Istri Spasojevic
Suasana rumah duka istri Ilija Spasojevic, Lelhy Arief Spasojevi di kawasan Cempaka Putih, Jakarta, Rabu (20/11/2019). (suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

Suara.com - Kenali Ragam Infeksi Paru-paru, Penyebab Meninggalnya Istri Spasojevic

Lelhy Arief Spasojevic, istri striker Bali United Ilija Spasojevic, meninggal dunia kemarin Rabu (20/11/2019).

Lelhy yang dinikahi Spaso pada 2013 lalu dikabarkan meninggal lantaran ada gangguan pada paru-parunya. Bersama Spaso, Lelhy dikaruniai dua orang anak bernama Dragan dan Irina.

Berdasarkan keterangan Bali United, istri Spaso, panggilan akrabnya meninggal karena penyakit infeksi paru-paru.

Nah, dilansir dari berbagai sumber, berikut ini ragam jenis penyakit infeksi paru-paru yang bisa menyebabkan kematian.

1. ISPA

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) merupakan penyakit menular yang menyerang salah satu bagian napas, antara lain hidung, sinus, faring, dan laring.

Virus utama penyebab ISPA adalah rhinovirus dan coronavirus. Virus lain yang juga menjadi penyebab ISPA adalah virus parainfluenza, respiratory syncytial virus, dan adenovirus.

2. Pneumonia

baca juga

Pneumonia merupakan penyakit infeksi yang menyerang paru, sehingga menyebabkan kantung udara di dalam paru meradang dan membengkak. Penyakit ini sering disebut sebagai paru-paru basah, karena paru bisa saja dipenuhi dengan cairan dan lendir.

WHO menyebutkan pneumonia adalah penyebab 16% kematian balita di dunia pada tahun 2015. Sementara, di Indonesia sendiri, penyakit pneumonia pada anak menyebabkan 2-3 balita yang meninggal setiap jamnya.

3. Tuberkulosis

Tuberkulosis alias TBC merupakan penyakit infeksi yang paling sering ditemui di paru. Diperkirakan sekitar 10 juta orang terinfeksi tuberkulosis setiap tahunnya, dengan jumlah kematian 1,6 juta orang.

Ilustrasi tuberkulosis, penyakit infeksi paru yang berbahaya. (Shutterstock)
Ilustrasi tuberkulosis, penyakit infeksi paru yang berbahaya. (Shutterstock)

Bahaya tuberkulosis bukan hanya dari kematian, proses penularannya yang mudah, hanya lewat udara, membuatnya gampang menginfeksi populasi penduduk. Meski begitu, tuberkulosis bisa disembuhkan dengan patuh minum obat dan rutin kontrol ke dokter.

4. Hipertensi paru

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Raut Wajah Sedih Spasojevic Antar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Raut Wajah Sedih Spasojevic Antar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Video | Rabu, 20 November 2019 | 21:18 WIB

Mencoba Tegar, Spaso Antarkan Jenazah Istri ke Peristirahatan Terakhir

Mencoba Tegar, Spaso Antarkan Jenazah Istri ke Peristirahatan Terakhir

Bola | Rabu, 20 November 2019 | 20:29 WIB

Penuh Kesedihan, Spaso Angkat Keranda Jenazah Istri Tercinta

Penuh Kesedihan, Spaso Angkat Keranda Jenazah Istri Tercinta

Bola | Rabu, 20 November 2019 | 20:07 WIB

Terkini

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:44 WIB

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:30 WIB

4 Pesona Surgawi Bhutan, Ada Proyek Pembangunan 108 Stupa dalam Sehari yang Bikin Takjub!

4 Pesona Surgawi Bhutan, Ada Proyek Pembangunan 108 Stupa dalam Sehari yang Bikin Takjub!

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Kiprah Heyzer Harsono, Sosok di Balik Samator Indo Gas dan Voli Nasional

Kiprah Heyzer Harsono, Sosok di Balik Samator Indo Gas dan Voli Nasional

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:26 WIB

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:19 WIB

×