Kondisi Geografis Berdampak pada Angka Kematian Ibu dan Bayi di Indonesia

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 21 November 2019 | 13:30 WIB
Kondisi Geografis Berdampak pada Angka Kematian Ibu dan Bayi di Indonesia
Ilustrasi dokter dan pasien. (Shutterstock)

Suara.com - Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih menunjukkan angka cukup tinggi meski sejak tahun 2000 telah mengalami penurunan.

Berdasarkan data yang didapat dari rilis UPTD PKM Karimunjawa, kasus kematian ibu dan bayi baru lahir di Indonesia mencapai 305 per 100 ribu kelahiran pada 2015.

Padahal, target global MDGs (Millenium Development Goals) ke-5 adalah menurunkan AKI menjadi 102 per 100 ribu kelahiran pada 2015. Sedangkan negara lain di kawasan ASEAN sudah berhasil menekan angka menjadi 40% hingga 60% per 100 ribu kelahiran hidup.

Menurut data tersebut, tiga penyebab utama AKI adalah pendarahan, Hipertensi Dalam Kehamilan (HDK) dan infeksi.

Faktor lain yang juga memengaruhi Angka Kematian Ibu dan Bayi (AKI/AKB) adalah kondisi geografis. Di mana masih banyak terdapat daerah terpencil dan kepulauan yang kesulitan mengakses fasilitas layanan kesehatan.

Salah satu contohnya adalah kepulauan Karimunjawa. Menurut dokter umum di UPTD PKM Karimunjawa, dr. Adie F. Favo, jarak dan waktu menjadi beberapa faktor penghalang bagi setiap pasien dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal.

pemeriksaan ibu di UPTD PKM Karimunjawa (ID COMM)
Pemeriksaan ibu di UPTD PKM Karimunjawa (ID COMM)

Pada 2018, dr Favo harus merujuk seorang ibu melahirkan dengan risiko tinggi ke RSUP Kariadi Semarang dari RSUD Kartini di Jepara. Namun karena terlambat tiba di rumah sakit rujukan, nyawa sang ibu tak tertolong.

"Kendala kita sebagai tenaga kesehatan adalah saat harus merujuk pasien tetapi tidak bertepatan dengan jadwal kapal reguler, karena kita tidak punya ambulans laut sehingga harus pakai kapal sewaan dan itu bisa memakan waktu tempuh selama 2-5 jam,” tuturnya dalam rilis yang diterima Himedik.com, Sabtu (16/11/2019).

Padahal, menurutnya tata laksana penanganan ibu hamil, bersalin, dan nifas di PKM Karimunjawa dinilai sudah baik.

baca juga

Dari data Statistical Yearbook of Indonesia 2018, Indonesia mempuyai 16.056 pulau dan 122 daerah tertinggal (Perpres 131 Tahun). Hal ini seakan membuat tantangan dalam menyiapkan akses terhadap pelayanan kesehatan di Indonesia menjadi sangat besar.

Fakta ini menempatkan Indonesia pada posisi ke-2 negara dengan AKI tertinggi di ASEAN setelah Laos (berdasar ASEAN Secretariat, 2017).

AKI yang tinggi menandakan banyak ibu yang seharusnya masih hidup namun akhirnya tidak tertolong akibat tidak mendapatkan penangan semestinya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Distribusi Fasilitas Kesehatan di Karimunjawa Masih Belum Merata

Distribusi Fasilitas Kesehatan di Karimunjawa Masih Belum Merata

Health | Kamis, 21 November 2019 | 13:17 WIB

Kemenkes Bakal Tarik Alat Kesehatan Bermerkuri di Semua Fasilitas Kesehatan

Kemenkes Bakal Tarik Alat Kesehatan Bermerkuri di Semua Fasilitas Kesehatan

Health | Selasa, 30 Juli 2019 | 10:38 WIB

Angka Kematian Ibu Pasca-Melahirkan di Amerika Serikat Meningkat

Angka Kematian Ibu Pasca-Melahirkan di Amerika Serikat Meningkat

Health | Senin, 13 Mei 2019 | 15:36 WIB

Terkini

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 20:10 WIB

Ada Hadiah Eksklusif! Cukup Pakai Fitur BRImo Ini di Indonesia Sport Summit 2026

Ada Hadiah Eksklusif! Cukup Pakai Fitur BRImo Ini di Indonesia Sport Summit 2026

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:08 WIB

×