Goo Hara Ada Riwayat Depresi, Kenapa Idol Kpop Rentan Sakit Mental?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 26 November 2019 | 09:19 WIB
Goo Hara Ada Riwayat Depresi, Kenapa Idol Kpop Rentan Sakit Mental?
Goo Hara. (Instagram/@koohara__)

Suara.com - Baru sebulan kepergian Sulli, publik kembali dikejutkan dengan kabar kematian Goo Hara. Eks personel Kara sekaligus sahabat Sulli ditemukan meninggal dunai di rumahnya di Cheongdam Seoul, Minggu (24/11/2019) kemarin lusa.

Goo Hara ditemukan meninggal dunia oleh rekannya yang langsung menghubungi layanan gawat darurat. Sebelum meninggal, Goo Hara termasuk idol Kpop yang sering menjadi sasaran bullying di media sosial.

Ia pun pernah melakukan percobaan bunuh diri pada Mei 2019 lalu tetapi gagal. Pada Juni 2019, Goo Hara sempat ditemukan pingsan di rumahnya dan dirawat di rumah sakit.

Goo Hara mengaku kesulitan untuk mengatasi depresi dan memohon komentar positif di media sosial. Beberapa kali ia pun berusaha menentang penindasan cyber.

Selain Goo Hara, sudah banyak artis Korea yang meninggal dunia dan dikaitkan dengan masalah kesehatan mental, yakni depresi. Mulai dari Jonghyun Shinee, Jeon Mi Seon, Woo Hye Mi hingga Sulli.

Lalu, mengapa artis dan selebriti Kpop rentan mengalami masalah kesehatan mental? Menurut para ahli bahwa selebriti yang mendapat perhatian publik bisa sangat rentan terhadap depresi karena beberapa alasan.

Goo Hara
Goo Hara

Kim Byung Soo, seorang psikiater di Asan Medical Center yang memiliki beberapa pasien selebriti, mengatakan keadaan emosi yang tidak stabil dan pemisah identitas dengan penyebab utama banyak artis depresi.

"Studi psikologi telah menunjukkan bahwa selebriti yang terlibat dalam aktivitas kreatuf dan artistik memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk depresi daripada orang biasa. Orang-orang dalam profesi seperti itu lebih rentan terhadap perubahan suasana hati dan emosional yang terkait dengan depresi," jelas Kim Byung Soo dikutip dari Straits Times.

Byung Soo mengatakan kepribadian para tokoh publik terbagi menjadi identitas sosial dan kenyataannya. Ketika mereka mencapai ketenaran, selebriti akan kehilangan identitas dirinya yang sebenarnya. Mereka menjadi sangat bergantung pada penampilannya ketika "bertopeng".

baca juga

Langkah lain menuju depresi bisa berupa isolasi. Byung Soo menyebutnya sebagai memutuskan semua ikatan dari diri masa lalu. Menurutnya, ketika seseorang memutuskan menjadi selebriti seperti halnya menyebrangi sungai besar dan sulit untuk kembali.

Goo Hara [Instagram]
Goo Hara [Instagram]

"Beberapa orang mungkin berpikir bahwa selebriti selalu dikelilingi oleh orang banyak, tetapi hubungan pribadi mereka sangat terbatas dan sempit. Sulit bagi mereka terlibat dalam hubungan serius dengan orang lain," ujarnya.

Mereka cenderung bersikap defensif dengan pemikiran bahwa orang menyukainya hanya karena penampilan. Kondisi itulah yang membuat selebriti mudah merasa kesepian dan terlepas dari teman dekat maupun keluarga.

Park Sang Hee, psikiater dari Sharon Counseling Center juga beropini bahwa tokoh-tokoh terkenal yang sering mengalami depresi karena menjalani kehidupan tidak stabil dan terisolasi.

Sementara itu, Byung Soo mengatakan bahwa sebagian besar tokoh publik yang menderita depresi ragu untuk memeriksakan kondisinya karena takut pengakuan.

"Kami tidak dapat mengidentifikasi pasien kami, tetapi banyak selebriti diam-diam mengunjungi dokter, sementara banyak dari mereka masih menyembunyikan penyakit mental mereka," kata dr. Kim.

Seorang manajer artis Kpop menjelaskan bahwa sulit untuk melindungi artis dari stres meskipun sudah berusaha untuk memantau kondisi mereka.

Mereka juga mengatakan bahwa bintang Kpop tidak dapat melarikan diri dari tekanan hidup hingga standar publik, terutama ketika mereka sudah merasakan ketenaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada yang Tunjukan Gejala Depresi di Medsos, Ini yang Harus Kamu Lakukan!

Ada yang Tunjukan Gejala Depresi di Medsos, Ini yang Harus Kamu Lakukan!

Lifestyle | Senin, 25 November 2019 | 16:34 WIB

Kenali Gejala Umum Kesepian Penyebab Depresi Seperti yang Dialami Goo Hara

Kenali Gejala Umum Kesepian Penyebab Depresi Seperti yang Dialami Goo Hara

Health | Senin, 25 November 2019 | 13:08 WIB

Ditemukan Meninggal Dunia, Warganet Berkabung Lewat Tagar #RIPHara

Ditemukan Meninggal Dunia, Warganet Berkabung Lewat Tagar #RIPHara

Tekno | Senin, 25 November 2019 | 09:36 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB