Suka Ngemil Kuaci, Ini 5 Manfaat yang Bisa Kamu Dapat

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 26 November 2019 | 11:37 WIB
Suka Ngemil Kuaci, Ini 5 Manfaat yang Bisa Kamu Dapat
Ilustrasi kuaci biji bunga matahari. (Shutterstock)

Suara.com - Seperti halnya kacang, kuaci juga merupakan salah satu jenis camilan favorit mereka yang suka ngemil. Bentuknya yang mungil dengan rasa gurih, membuat ngemil kuaci seakan tak mau berhenti.

Kuaci sendiri ada beragam jenis, ada yang berasal dari biji bunga matahari, ada juga yang berasal dari biji labu kuning yang bentuknya putih dan sedikit lebar.

Nah, buat kamu yang suka susah berhenti kalau ngemil kuaci, tak usah khawatir, karena ternyata cemilan satu ini punya beragam manfaat untuk tubuh, seperti diwartakan laman Times of India, Selasa (26/11/2019). Ini dia:

1. Mengembalikan energi

Biji bunga matahari mengandung thiamin atau vitamin B1 yang memainkan peran penting dalam mengelola produksi energi dalam tubuh, pembentukan otot, transmisi darah, dan mengembalikan keseimbangan vital dalam tubuh setelah melakukan olahraga yang menguras energi. Segenggam kuaci yang dicemil sebelum dan sesudah olahraga bisa mengembalikan energimu dalam waktu singkat.

2. Menjaga keseimbangan hormon

Biji bunga matahari mengandung enzim yang mengatur keseimbangan hormon dalam tubuh. Bagi perempuan khususnya, enzim pada kuaci bisa menyeimbangkan produksi estrogen dan progesteron, sehingga membantu dalam mengelola gejala sindrom pramenstruasi, tiroid, dan juga mengurangi mual di pagi hari selama trimester pertama kehamilan. Kandungan vitamin B6 pada kuaci juga membantu mensintesis protein dan metabolisme, serta menjaga keseimbangan tubuh.

3. Mengatur lemak tubuh

Keunggulan kuaci dari biji bunga matahari adalah kaya magnesium, yang bisa meyehatkan jantung, mendetoksifikasi racun dengan cara membasmi kuman jahat, sehingga secara aktif berjuang melawan lemak yang berlebih saat metabolisme tidak bekerja baik.

4. Membuat efek kenyang

Kuaci dari biji bunga matahari bisa menurunkan kadar kolesterol jahat. Kuaci tinggi kalori yang sangat baik untuk mengurangi rasa lapar, sehingga memicu rasa kenyang saat mengonsumsinya. Artinya, tubuh akan tetap merasa kenyang tanpa harus banyak makan.

5. Baik untuk pencernaan

Manfaat lain dari biji bunga matahari adalah dapat membantu mengatasi gejala sembelit dan sindrom iritasi usus besar (IBS). Enzim yang ada dalam biji kuaci mengatur sekresi cairan pencernaan dan menghilangkan racun yang tidak perlu dari tubuh, sehingga ia bisa memastikan bahwa perut dan usus Anda tetap berfungsi dengan baik setiap saat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Walau Kecil, Kuaci Simpan Banyak Nutrisi Tersembunyi!

Walau Kecil, Kuaci Simpan Banyak Nutrisi Tersembunyi!

Health | Minggu, 16 Juni 2019 | 21:10 WIB

Ini 9 Khasiat Makan Kuaci yang Tak Banyak Diketahui

Ini 9 Khasiat Makan Kuaci yang Tak Banyak Diketahui

Health | Minggu, 11 November 2018 | 04:45 WIB

Makan Kuaci dan Rasakan Empat Manfaat Menakjubkan Ini

Makan Kuaci dan Rasakan Empat Manfaat Menakjubkan Ini

Lifestyle | Jum'at, 23 Desember 2016 | 08:14 WIB

Terkini

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB