Mengenal Prosedur Tanam Benang, Ini Manfaat dan Kekurangannya

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 28 November 2019 | 18:15 WIB
Mengenal Prosedur Tanam Benang, Ini Manfaat dan Kekurangannya
Ilustrasi tanam benang (shutterstock)

Suara.com - Tanam benang merupakan salah satu prosedur perawatan kecantikan yang banyak dilakukan oleh para artis. Metode perawatan ini mempromosikan tampilan wajah yang lebih kencang tanpa prosedur operasi.

Ahli melakukan perawatan kecantikan tanam benang ini dengan menggunakan jarum tipis untuk memasukkan benang melalui lapisan lemak di bawah kulit. Kemudian, benang ditarik ketat untuk mengangkat kulit dan jaringan yang kendur pada wajah dan leher.

Melansir dari plasticsurgery.org, perawatan tanam benang ini termasuk ideal untuk mengatasi penuaan. Apalagi, perawatan ini juga mendorong produksi kolagen yang berperan penting dalam menjaga elastisitas dan kekencangan kulit.

Seperti yang Anda ketahui, seiring bertambahnya usia, produksi kolagen akan semakin berkurang. Akibatnya kulit akan kehilangan elastisitasnya dan mulai timbul kerutan.

Dalam hal ini, perawatan tanam benang bertujuan merangsang produksi kolagen untuk menjaga kekencangan kulit wajah. Bahkan, produksi kolagen ini juga akan membantu mempercepat proses penyembuhan usai perawatan.

Metode tanam benang di wajah bisa membuat tampil lebih muda atau memperbaiki struktur wajah. (suara.com/Dinda Rachmawati)
Metode tanam benang di wajah bisa membuat tampil lebih muda atau memperbaiki struktur wajah. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Perawatan tanam benang menjadi pilihan banyak wanita karena tidak membutuhkan proses penyembuhan yang terlalu lama. Berbeda dengan operasi facelift, biasanya seseorang butuh istirahat cuti 1-2 minggu dalam proses penyembuhannya.

Selain itu, prosedur tanam benang juga bisa tanpa anestesi umum. Bahkan, seseorang jarang membutuhkan obat penghilang rasa sakit sehingga memudahkan mereka kembali melakukan aktivitas normal.

Meski begitu, perawatan tanam benang juga memiliki kekurangan dalam segi ketahanan hasilnya. Melansir dari hellosehat.com, prosedur tanam benang disebut tidak memberikan hasil yang tahan lama.

Ketahanan hasil tanam benang tergantung dari bahan penyusun benangnya. Umumnya, prosedur perawatan tanam benang dapat bertahan antara 6 bulan hingga 2 tahun.

baca juga

Kesimpulannya, tanam benang bukanlah prosedur yang efektif untuk memberikan hasil jangka panjang. Pasalnya, perawatan ini tidak mengubah pergeseran volume wajah yang terjadi akibat proses penuaan.

Prosedur tanam benang ini hanya menyembunyikan kulit yang mengendur dan mengencangkannya. Namun, jaringan tersebut masih menempel di wajah kita.

Meski begitu, prosedur tanam benang juga relatif lebih terjangkau daripada operasi facelift. Oleh karenanya bagi orang yang ingin mengencangkan wajah tanpa risiko dan dana besar, perawatan ini bisa menjadi pilihan terbaik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Usia Paling Tepat Untuk Melawan Tanda Penuaan Pada Kulit

Ini Usia Paling Tepat Untuk Melawan Tanda Penuaan Pada Kulit

Lifestyle | Sabtu, 23 November 2019 | 13:30 WIB

Rajin Makan Ikan Salmon Bisa Sembuhkan Jerawat, Ini Manfaat Lainnya!

Rajin Makan Ikan Salmon Bisa Sembuhkan Jerawat, Ini Manfaat Lainnya!

Lifestyle | Kamis, 21 November 2019 | 08:48 WIB

Bikin Awet Muda, 6 Manfaat Menguapi Wajah dengan Air Hangat

Bikin Awet Muda, 6 Manfaat Menguapi Wajah dengan Air Hangat

Health | Selasa, 19 November 2019 | 13:58 WIB

Cuma 3 Langkah, Begini Cara Kilat Dapatkan Wajah Glass Skin ala Korea

Cuma 3 Langkah, Begini Cara Kilat Dapatkan Wajah Glass Skin ala Korea

Lifestyle | Selasa, 19 November 2019 | 08:44 WIB

Terkini

Tuntutan Hukum Mati Koruptor Membentang di Depan Gedung DPR RI Pagi Ini

Tuntutan Hukum Mati Koruptor Membentang di Depan Gedung DPR RI Pagi Ini

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:20 WIB

Aksi Demo 27 Agustus 2026 di DPR Tentang Apa? Ini Daftar Tuntutannya

Aksi Demo 27 Agustus 2026 di DPR Tentang Apa? Ini Daftar Tuntutannya

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Kenapa Akun WhatsApp Mendadak Diblokir? Meta Akui Ada Kesalahan Sistem Global

Kenapa Akun WhatsApp Mendadak Diblokir? Meta Akui Ada Kesalahan Sistem Global

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:08 WIB

Dikawal Ratusan Ojol, Botok Tiba di Gedung DPR

Dikawal Ratusan Ojol, Botok Tiba di Gedung DPR

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:07 WIB

Film Tunggu Aku Sukses Nanti dan Ukuran Kesuksesan yang Kapitalistik

Film Tunggu Aku Sukses Nanti dan Ukuran Kesuksesan yang Kapitalistik

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:55 WIB

Gebrakan Rp350 Miliar Mentan Amran untuk Hijaukan Lampung

Gebrakan Rp350 Miliar Mentan Amran untuk Hijaukan Lampung

Lampung | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:49 WIB

Di Hadapan Ekonom, Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Tarif Pajak Tahun Depan

Di Hadapan Ekonom, Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Tarif Pajak Tahun Depan

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:47 WIB

Jelang Demo, Akses Gatot Subroto ke DPR Ditutup

Jelang Demo, Akses Gatot Subroto ke DPR Ditutup

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:46 WIB

Ciri-ciri Sepatu Lari Sudah Mati Busanya dan Harus Segera Diganti, Jangan Tunggu Rusak

Ciri-ciri Sepatu Lari Sudah Mati Busanya dan Harus Segera Diganti, Jangan Tunggu Rusak

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:45 WIB

Pesan Sakral Kiai Sepuh Jelang Muktamar Ke-35 NU

Pesan Sakral Kiai Sepuh Jelang Muktamar Ke-35 NU

Jatim | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:41 WIB

×