Bikin Kembung, Ini Deretan Makanan Pemicu Kentut

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Senin, 02 Desember 2019 | 17:03 WIB
Bikin Kembung, Ini Deretan Makanan Pemicu Kentut
Ilustrasi bau kentut (Shutterstock).

Suara.com - Usai makan tentu perut terasa penuh dan kadang hasrat ingin kentut pun muncul. Kentut memang melegakan, namun jika terjadi terlalu sering tentu bakal mengganggu.

Tahukah kamu? bahwa sering kentut bisa terjadi karena beberapa makanan yang kita santap membuat produksi gas kentut meningkat.

Seperti dilansir dari Well and Good, ahli gastroenterologi Niket Sonpal mengungkap deretan makanan yang membuat kita ingin kentut.

1. Kacang
Kacang-kacangan mengandung banyak serat, tetapi mereka juga memiliki gula yang disebut alpha oligosaccharides. Mereka diambil oleh bakteri dari usus besar yang dalam prosesnya membuat Anda kentut. Bagi yang tidak sering mengonsumsi kacang-kacangan mungkin akan mengalami kembung dan ketidaknyamanan di perut.

2. Minuman berkarbonasi
Minuman berkarbonasi dapat memicu kentut sebab akan membuat Anda menelan banyak udara, di mana udara tersebut kemudian terjebak di saluran pencernaan. Sehingga satu-satunya cara untuk mengeluarkan gas tersebut adalah dengan kentut.

Ilustrasi soda diet. (Unsplash/CorrieMiracle)
Ilustrasi soda diet. (Unsplash/CorrieMiracle)

3. Permen karet
Dengan mengunyah permen karet, udara pun akan ikut tertelan dan terperangkap dalam perut. Itulah yang membuat Anda ingin kentut setelah mengunyah permen karet.

4. Brokoli, kangkung dan kol
Ketiga sayuran tersebut mengandung polisakarida, karbohidrat yang menyebabkan kembung. Cobalah beralih ke sayuran lain seperti bayam dan selada untuk menambah serat.

5. Susu dan produk olahan susu
Dr. Sonpal mengatakan bahwa toleransi semua orang terhadap laktosa tidaklah sama. Bagi mereka yang intoleransi terhadap laktosa, akan mengalami kentut yang lebih banyak usai mengonsumsinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Kentut Lewat Vagina saat Berhubungan Seks? Ternyata Ini Penyebabnya

Sering Kentut Lewat Vagina saat Berhubungan Seks? Ternyata Ini Penyebabnya

Health | Jum'at, 29 November 2019 | 08:45 WIB

Jangan Abaikan Bau Kentut Menyengat, ini Bisa Jadi Tanda Kondisi Serius!

Jangan Abaikan Bau Kentut Menyengat, ini Bisa Jadi Tanda Kondisi Serius!

Health | Senin, 25 November 2019 | 18:48 WIB

Jangan Abaikan, 5 Jenis Kentut Bisa Deteksi Kondisi Kesehatan Diri Sendiri!

Jangan Abaikan, 5 Jenis Kentut Bisa Deteksi Kondisi Kesehatan Diri Sendiri!

Health | Rabu, 31 Juli 2019 | 15:45 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB