Puger Mulyono, Sosok Pendobrak Stigma tentang Anak Penderita HIV/AIDS

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 03 Desember 2019 | 15:45 WIB
Puger Mulyono, Sosok Pendobrak Stigma tentang Anak Penderita HIV/AIDS
Puger Waluyo, Bidan Ajeng Sulistyaningrum dan Nurul Jannati dari DTK Indonesia (Rosiana/Himedik)

Suara.com - Puger Mulyono, seorang juru parkir asal Solo tergugah untuk mendirikan Yayasan Lentera yang fokus merawat Anak Dengan HIV/AIDS (ADHA) sejak 2012 silam.

Puger selalu menyisihkan penghasilannya untuk membiayai kehidupannya dan anak-anak ADHA. Selain itu, lelaki ini juga berjuang agar anak-anak asuhnya mendapat pendidikan yang layak seperti pada umumnya.

"Sampai saat ini ada 32 anak yang ada di yayasan. Semua HIV/AIDS, tapi sekarang kondisi mereka membaik," tutur Puger, saat menjadi pemeroleh penghargaan local hero oleh DKT Indonesia di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Minggu (1/12/2019).

Puger mengaku ada anak yang fase AIDS-nya kembali ke fase HIV lagi. Namun, ada sebanyak 12 anak yang tidak bertahan dari penyakitnya hingga meninggal dunia serta 6 anak yang sudah kembali ke keluarga mereka untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

Puger mengatakan, anak-anak yang datang ke yayasannya selalu sudah menderita AIDS, yang diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium terhadap darah sang anak dari rumah sakit.

Puger Waluyo, Bidan Ajeng Sulistyaningrum dan Nurul Jannati dari DTK Indonesia (Rosiana/Himedik)
Puger Waluyo, Bidan Ajeng Sulistyaningrum dan Nurul Jannati dari DTK Indonesia (Rosiana/Himedik)

"Setiap dirujuk ada lampiran (pemeriksaan) darah dari laboratorium, HIV stadium sekian, obatnya ini, ada semua," lanjutnya. Usia tertua yang berada di yayasan adalah usia remaja, yaitu 13 tahun. Sedangkan terkecil masih balita.

Tidak hanya mementingkan pendidikan saja, Yayasan Lentera juga bekerja sama dengan RSUD Dr. Moewardi  Surakarta dalam pemeriksaan kesehatan anak-anak di selter.

"Pengobatannya ada secara medis, herbal, tradisional dan spiritual. Pengobatannya gratis, dulu 3 tahun pertama kita bayar, sekarang pemerintah ikut andil kan. BPJS ada, KIS ada, kalau enggak punya pake surat sakti dari Dinas Sosial Kota Surakarta," sambungnya.

Setiap bulannya, yayasan akan mengambil obat antiretroviral (ARV) di rumah sakit. Obat ini berfungsi untuk menekan virus agar tidak semakin berkembang.

baca juga

"Kita nanti ambil di rumah sakit setiap bulan untuk penekanan obat untuk virusnya, namanya ARV. Jenisnya macem-macem, namun itu tergabung dalam antiretroviral. Nanti kita dukung dengan suplemen," jelasnya.

Tidak hanya bantuan pengobatan, pemerintah Surakarta dan Kementerian Sosial juga kerap memberi bantuan berupa makanan serta tempat tinggal untuk anak-anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari AIDS Sedunia, Bagaimana Cara Mendukung Penderita HIV agar Tetap Sehat?

Hari AIDS Sedunia, Bagaimana Cara Mendukung Penderita HIV agar Tetap Sehat?

Health | Minggu, 01 Desember 2019 | 07:05 WIB

Tingkatkan Kespro, Remaja Harus Jadi Tokoh Utama Program Keluarga Berencana

Tingkatkan Kespro, Remaja Harus Jadi Tokoh Utama Program Keluarga Berencana

Health | Selasa, 29 Oktober 2019 | 13:45 WIB

Tingkatkan Kespro, PKBI Ingatkan Pentingnya KB dan Alat Kontrasepsi

Tingkatkan Kespro, PKBI Ingatkan Pentingnya KB dan Alat Kontrasepsi

Health | Selasa, 29 Oktober 2019 | 07:47 WIB

Terkini

GEMPAR Sambangi Pasar Godean, Seni Tradisional Warok Siap Hebohkan Warga

GEMPAR Sambangi Pasar Godean, Seni Tradisional Warok Siap Hebohkan Warga

Jogja | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Ulasan Novel Purple Prose, Menyembuhkan Luka Dalam Bayangan Kehilangan

Ulasan Novel Purple Prose, Menyembuhkan Luka Dalam Bayangan Kehilangan

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:57 WIB

Ini Cara Mengukur Kematangan Broker dan Platform Trading

Ini Cara Mengukur Kematangan Broker dan Platform Trading

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:55 WIB

5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling

5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:52 WIB

Menyusuri Jejak Prajurit Diponegoro di Masjid Baiturrahman Kediri

Menyusuri Jejak Prajurit Diponegoro di Masjid Baiturrahman Kediri

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:50 WIB

47 Warga Tangerang Kini Punya Rumah Lebih Layak Berkat Program Bebenah Kampung

47 Warga Tangerang Kini Punya Rumah Lebih Layak Berkat Program Bebenah Kampung

Banten | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:33 WIB

Warga Sleman Sindir Pidato Prabowo Lewat Lomba Kupas Bawang, Pedihnya Bikin Menyerah

Warga Sleman Sindir Pidato Prabowo Lewat Lomba Kupas Bawang, Pedihnya Bikin Menyerah

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:32 WIB

5 Cara Reapply Cushion di Tengah Hari di Atas Wajah Berminyak Tanpa Luntur

5 Cara Reapply Cushion di Tengah Hari di Atas Wajah Berminyak Tanpa Luntur

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:20 WIB

Resep Rahasia di Ujung Musim Dingin

Resep Rahasia di Ujung Musim Dingin

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus

Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:14 WIB

×