alexametrics

Istirahat dari Olahraga Rutin Itu Perlu, Demi Menjaga Tubuh Tidak Sakit

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Istirahat dari Olahraga Rutin Itu Perlu, Demi Menjaga Tubuh Tidak Sakit
Ilustrasi olahraga. (Shutterstock)

Olahraga secara berlebihan justru membuat tubuh mudah sakit.

Suara.com - Olahraga memang sangat menyehatkan fisik sekaligus mental, dan dapat menurunkan berat badan secara cepat. Namun, kita juga sebenarnya butuh istirahat dari olahraga rutin, lho!

Satu penelitian pun menunjukkan, beristirahat dari olahraga rutin justru dapat memaksimalkan manfaat dari aktivitas itu sendiri, dan meminimalkan risiko.

"Istirahat dan pemulihan diperlukan. Kelelahan dapat menandakan bahwa ada kemajuan dalam olahraga. Tapi ada titik di mana kelelahan bisa menumpuk dan sedikit berlebihan," tutur Hunter Paris, profesor kedokteran olahraga di Pepperdine University, California.

Melansir Time, sebuah studi pada 2018 menunjukkan ada Zona Goldilocks dalam berolahraga. Ini adalah titik antara terlalu sedikit dan terlalu banyak melakukan olahraga fisik.

Baca Juga: Menangis Setelah Kemoterapi, Anak Denada Bisa Happy Lagi Karena Hal Ini

Studi ini menyarankan untuk tidak berolahraga berat lebih dari 4 atau 5 jam per minggu dan merekomendasikan setidaknya satu hari untuk beristirahat.

Olahraga bersama pasangan. (Unsplash/Curtis MacNewton)
Olahraga bersama pasangan. (Unsplash/Curtis MacNewton)

Penelitian lain pada 2017, menunjukkan beristirahat dapat melindungi kesehatan tulang dan mencegah peradangan berlebih, faktor risiko dari banyaknya penyakit kronis.

Dampak dari berolahraga secara berlebihan adalah penurunan protein, yang sebenarnya berfungsi membantu sistem kekebalan tubuh melawan penyakit.

Olahraga berlebih juga membuat otot berkerja tanpa henti, yang sebenarnya mereka perlu memulihkan diri.

Untuk mengisi waktu ketika sedang tidak berolahraga, Paris menyarankan kegiatan yang secara tradisional tidak dianggap sebagai olahraga, seperti berjalan, membersihkan rumah, atau berkebun.

Baca Juga: Pro dan Kontra: Rokok Elektronik

Menurutnya, hal ini dapat memperpanjang usia seseorang dan mengurangi risiko penyakit kronis.

Komentar