Viral Foto Puteri Novitasari Operasi Hidung, Ketahui Risiko Rhinoplasty

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 11 Desember 2019 | 15:07 WIB
Viral Foto Puteri Novitasari Operasi Hidung, Ketahui Risiko Rhinoplasty
Ilustrasi operasi hidung. [Shutterstock]

Suara.com - Belakangan kasus yang menyeret nama Ari Askhara, Direktur Utama Garuda Indonesia tengah ramai diperbincangkan. Terlebih mengenai dugaan perselingkuhannya dengan seorang pramugari bernama Puteri Novitasari Ramli.

Dugaan perselingkuhan tersebut mencuat setelah akun Twitter @digeeembok membuat ratusan cuitan mengenai kasus Dirut Garuda Indonesia dan mengunggah foto pramugari yang diduga jadi wanita simpanan.

Salah satu pembahasan akun Twitter tersebut mengenai operasi plastik yang dilakukan oleh Puteri. Ia pun mengunggah foto Puteri ketika operasi hidung lengkap dengan keterangannya.

"After rhinoplasty/nose surgery. Daripada ditanya mulu sama netizen idung sama telinganya kenapa. Telinga aku diambil tulang rawannya buat di implan ke hidung," tulis Puteri diunggahannya yang disebarluaskan oleh akun Twitter tersebut.

Perlu diketahui rhinoplasty adalah operasi hidung untuk memperbaiki penampilannya. Rhinoplasty dilansir dari Healthline, merupakan salah satu jenis operasi plastik paling umum juga untuk mengubah bentuk hidung dengan memodifikasi tulang rawan.

Puteri Novita lakukan operasi plastik hidung (Twitter/@digeeembok)
Puteri Novita lakukan operasi plastik hidung (Twitter/@digeeembok)

Kebanyakan orang menjalani operasi hidung untuk memperbaiki hidung setelah cedera, memperbaiki masalah pernapasan atau cacat lahir maupun mereka tidak senang dengan penanpilan hidungnya.

Kemungkinan perubahan yang bisa dilakukan ahli bedah melalui operasi hidung meliputi perubahan ukuran, perubahan sudut, meluruskan batan hidung, membentuk ujung hidung dan menyempitkan lubang hidung.

Jika operasi hidung dilakukan untuk kepentingan meningkatkan penampilan, bukan kesehatan, maka Anda harus menunggu sampai tulang hidung Anda sepenuhnya tumbuh.

Sama seperti operasi kecantikan lainnya, rhinoplasty juga memiliki sejumlah risiko termasuk infeksi, perdarahan atau reaksi buruk terhadap anestesi. Rhinoplasty juga dapat meningkatkan risiko, antara lain:

  • Kesulitan bernapas
  • Mimisan
  • Hidung yang kebas
  • Hidung yang asimetris
  • Bekas luka

Jika Anda tidak puas dengan hasil operasi hidung pertama dan ingin mengulanginya lagi, maka Anda harus menunggu sampai hidung sepenuhnya pulih. Biasanya pemulihan operasi hidung membutuhkan waktu setahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramai Skandal Dirut Garuda, Jubir Prabowo Singgung Pemimpin Tak Amanah

Ramai Skandal Dirut Garuda, Jubir Prabowo Singgung Pemimpin Tak Amanah

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 14:11 WIB

Pramugari Garuda Ungkap Perlakuan Moody Ari Askhara Soal PHK

Pramugari Garuda Ungkap Perlakuan Moody Ari Askhara Soal PHK

Bisnis | Rabu, 11 Desember 2019 | 11:34 WIB

5 Poin Dugaan Prostitusi Garuda, Pengakuan Pramugari soal Germo

5 Poin Dugaan Prostitusi Garuda, Pengakuan Pramugari soal Germo

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 13:58 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB