Mister World Indonesia Berbagi Tips Hidup Sehat Ala Anak Kost, Catat Ya!

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 17 Desember 2019 | 18:32 WIB
Mister World Indonesia Berbagi Tips Hidup Sehat Ala Anak Kost, Catat Ya!
Ilustrasi makan nasi. (Shutterstock)

Suara.com - Mister World Indonesia Berbagi Tips Hidup Sehat Ala Anak Kost, Catat Ya!

Hidup dirantau atau tinggal di kampung orang memang tidak pernah mudah, apalagi hidup di kota besar seperti Jakarta, baik untuk bersekolah maupun bekerja dan harus ngekos.

Lalu, banyak yang bilang sebagai anak kost sangat sulit untuk hidup sehat, mengingat sebagian besar makanan sehat terbilang mahal.

Anggapan itu lantas dibantah Pemenang The New L-Men of The Year sekaligus Mister World Indonesia 2019, Radityo yang mengaku tetap bisa hidup sehat meski dari makanan warteg sekalipun.

"Aku kan termasuk aku anak kost, masih bisa diakalin kok ke warteg pesen ayam bakar yang dada nggak pakai bumbu tapi jadi kan ada yang dua kali bumbu, nah dibakar itu untuk menghindari yang digoreng gitu. Dada ayam nggak pakai bumbu terus nasinya dikit saja gitu. Sisanya lalapan itu paling 10 ribu, 15 ribu udah murah," ujar Radityo dalam acara peluncuran L-Men Protein Shake di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Selasa (17/12/2019).

Faktor terpenting bagi anak rantau, seperti mahasiswa haruslah pintar-pintar mengatur waktu antara jadwal makan, olahraga dan waktu istirahat. Tak lupa juga manajemen stres saat sibuk dengan banyak kegiatan dan pekerjaan.

"Tidur yang cukup 7 sampai 8 jam, yang penting istirahat cukup manajemen stres, stres kan ngaruh ya ada yang makan banyak ada yang enggak, tapi pikiran tetap bagus jadi nggak bakal ngaruh kemana-mana," jelasnya.

Mister World Indonesia [Suara.com/Dini]
Mister World Indonesia [Suara.com/Dini]

Sebagai catatan mahasiswa akhir Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Sentul, Bogor itu mengatakan olahraga mati-matian hingga memaksakan diri juga akan percuma jika tidak diimbangi dengan makanan yang sehat, seperti penuh serat dan protein.

"70 persen itu makanan, 30 persen olahraga, jadi kalau olahraganya udah gila banget tapi makannya masih kacau. Kayak makan 30 menit, kalori terbakar 400, misalnya udah gitu makan banyak sampe 600 kalori, kelebihan 200 artinya sama aja nggak olahraga jadi makan benar-benar berpengaruh," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

30dayChallenge Gaya Hidup Sehat dari Minyak Zaitun Italia

30dayChallenge Gaya Hidup Sehat dari Minyak Zaitun Italia

Press Release | Sabtu, 14 Desember 2019 | 07:15 WIB

Penyakit Diare Bisa Menjadi Kronis, Ketahui Gejala dan Penyebabnya

Penyakit Diare Bisa Menjadi Kronis, Ketahui Gejala dan Penyebabnya

Health | Kamis, 28 November 2019 | 14:36 WIB

Suka Pamer Jemur Bokong, Gaya Hidup Wanita Ini Dianggap Vulgar

Suka Pamer Jemur Bokong, Gaya Hidup Wanita Ini Dianggap Vulgar

Lifestyle | Kamis, 28 November 2019 | 08:10 WIB

Terkini

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB