alexametrics

Paula Verhoeven Alami Kontraksi Palsu, Apa Bedanya dengan Kontraksi Asli?

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Paula Verhoeven Alami Kontraksi Palsu, Apa Bedanya dengan Kontraksi Asli?
Baim Wong dan Paula Verhoeven. [Revi C Rantung/Suara.com]

Gejala yang dialami Paula adalah kram di bagian perut bawah dan sesak napas.

Suara.com - Pada vlog Baim Wong terbaru yang tayang pada Rabu (18/12/2019), aktor tersebut menunjukkan ketika Paula Verhoeven pertama kali mengalami kontaksi palsu.

Sebelum didiagnosis oleh dokter pribadinya, baik Baim maupun Paula sama-sama merasa cemas mengingat calon buah hati mereka sudah menginjak usia 36 minggu di dalam kandungan.

Paula mengatakan gejala yang dirasakannya adalah kram secara tiba-tiba dan sesak napas yang sudah berlangsung sejak malam sebelumnya.

Kontraksi palsu yang juga disebut sebagai kontraksi Braxton Hicks memang umum terjadi pada sebagian perempuan menjelang persalinan.

Baca Juga: Umum Terjadi, Ketahui Tanda Kontraksi Palsu yang Dialami Paula Verhoeven

Meski mulai dapat dirasakan pada trimester kedua, umumnya kontraksi palsu akan sering dirasakan pada trimester ketiga. Pada masa ini, sebenarnya adalah waktu yang tepat untuk berlatih pernapasan yang tepat sebelum kontraksi sesungguhnya datang.

Baim Wong dan Paula Verhoeven
Baim Wong dan Paula Verhoeven

Kontraksi Braxton Hicks tentu berbeda dengan kontraksi sesungguhnya.

Melansir Hello Sehat, berikut perbedaan kontraksi palsu dengan kontraksi persalinan asli.

1. Lama waktu dan kemungkinan memprediksi kontraksi

Kontraksi palsu umumnya hanya terjadi dalam waktu singkat dan tidak teratur. Sedangkan kontraksi asli memiliki pola dan lama waktu berlangsunya tidak teratur pada awalnya. Namun, seiring waktu pola, frekuensi, dan jaraknya menjadi tetap dan teratur.

Baca Juga: Paula Verhoeven Alami Kontraksi Palsu Jelang Persalinan, Apakah Berbahaya?

Jika kontraksi palsu berlangsung paling lama 30-60 detik, kontraksi asli bisa sampai 30-70 detik.

Komentar