28 Tahun Membungkuk, Akhirnya Pria Ini Berdiri Tegak untuk Pertama Kali

Sabtu, 21 Desember 2019 | 08:00 WIB
28 Tahun Membungkuk, Akhirnya Pria Ini Berdiri Tegak untuk Pertama Kali
Li Hua (Shenzhen University General Hospital)

Suara.com - Seorang lelaki asal Yongzhou, China, didiagnosis menderita ankylosing spondylitis sejak usia 18 tahun. Kondisi ini membuat dirinya tidak dapat berdiri, duduk tegak dan berbaring telentang.

Pria bernama Li Hua yang sekarang sudah berusia 46 tahun, menghabiskan tiga dekade hidupnya dengan membungkuk.

Ankylosing spondylitis, kondisi yang memengaruhi tulang belakang, dapat menyebabkan peradangan yang sering mengakibatkan nyeri kronis parah dan umumnya memengaruhi sendi-sendi lainnya.

Hua, yang merasa kesulitan hanya untuk makan atau minum, sebelumnya hanya bergantung pada ibunya karena itu tidak mampu membayar perawatan.

Karena melihat kondisi Hua ini, Prof. Tao Huiren dari Rumah Sakit Umum Universitas Shenzhen menawarkan bantuan untuk mengembalikan postur tubuhnya dengan melakukan prosedur empat bagian radikal.

"Pilihan satu-satunya adalah mematahkan tulangnya satu bagian pada satu waktu, yaitu femur, cervical vertebrae, thoracic vertebrae, kemudian meluruskan seluruh tulang belakangnya," tutur Huiren, melansir Next Shark.

Manusia lipat. (Shenzhen University General Hospital)
Li Hua (Shenzhen University General Hospital)

Tetapi, menurutnya, prosedur ini memiliki risiko 20-30 kali lipat dari prosedur bedah tulang belakang biasa, dan kemungkinan lumpuh juga sangat tinggi.

Untungnya, dengan setiap langkah operasi yang dilakukan hati-hati, Hua mengalami perubahan signifikan. Secara bertahap tulang punggungnya menjadi lurus kembali.

Huiren mencatat, Hua akan segera bisa melakukan gerakan normal dan berjalan lagi tanpa bantuan setelah terapi selama beberapa bulan.

Baca Juga: 5 Langkah Jaga Kesehatan Tulang, Nomor 3 Nggak Perlu Modal!

"Tentu saja dia tidak akan bisa melakukan sesuatu yang ekstrem seperti tinju atau bermain tenis, tapi keseluruhan gerakan tubuh tidak akan menjadi masalah," sambung Huiren.

Sementara itu, Hua merasa sangat berterima kasih dengan tim bedah.

"Tidak akan ada kesembuhan untukku tanpa adanya dokter Tao. Dia penyelamatku, dan rasa terima kasihku adalah yang kedua setelah ibuku," ungkap Hua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI