Perlu Tahu, Ini 4 Fakta Tak Terduga dari Kotoran Telinga

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Jum'at, 20 Desember 2019 | 18:17 WIB
Perlu Tahu, Ini 4 Fakta Tak Terduga dari Kotoran Telinga
Ilustrasi pemeriksaan kesehatan telinga. (Shutterstock)

Suara.com - Segala hal yang berada di dalam tubuh kita secara tidak langsung dapat menunjukkan bagaimana kondisi kesehatan kita sendiri, termasuk kotoran telinga.

Sayangnya banyak orang yang seakan lupa dengan limbah dari tubuh ini. Untuk mengingatkan Anda, berikut beberapa fakta tak terduga tentang kotoran telinga yang jarang diketahui, melansir Huffington Post.

1. Berfungsi untuk melumasi telinga

Artinya, kotoran telinga ini memiliki fungsi untuk melindungi Anda dari rasa gatal, sama halnya seperti air mata yang berfungsi untuk membahasi mata, kata Penn Medicine.

2. Membuat bagian dalam telinga bersih

Penumpukan kotoran telinga itu terdiri dari sel kulit mati yang mengelupas, kotoran atau debu yang mencoba masuk ke dalamnya. Tapi percaya atau tidak, kotoran ini dapat keluar dengan sendirinya.

Setiap gerakan rahang, baik berbicara atau mengunyah, mendorong kotoran telinga ke arah luar. oleh sebabnya dokter tidak menyarankan untuk membersihkan telinga menggunakan cotton bud.

Kebanyakan ahli setuju untuk membiarkan kotoran telinga tersebut, kecuali apabila Anda sudah mengalami masalah pendengaran karenanya.

Ilustrasi operasi plastik daun telinga. (Shutterstock)
Ilustrasi  pemeriksaan telinga. (Shutterstock)

3. Kotoran telinga bervariasi berdasarkan ras

baca juga

Perbedaan kotoran telinga kering dengan basah kemungkinan berhubungan dengan ras, menurut sebuah penelitian.

Peneliti Monell Center menemukan, seperti halnya keringat, senyawa kimia dalam kotoran telinga berbeda antara ras, dan molekul yang menghasilkan bau pada kotoran umumnya lebih tinggi di ras Kaukasia daripada Asia Timur.

4. Stres atau ketakutan dapat meningkatkan produksi kotoran telinga

Kelenjar yang mengeluarkan kotoran telinga adalah kelenjar aprokin, yang bertanggung jawab atas keringat Anda paling bau.

Seperti halnya stres yang dapat membuat tubuh lebih berkeringat dan beraroma buruk, stres bersama dengan respons emosional kuat lainnya, seperti ketakutan juga dapat meningkatkan produksi kotoran telinga Anda, menurut American Speech-Language-Hearing Association.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Copycat Suicide, Apa Pencetus dan Bagaimana Mencegahnya?

Copycat Suicide, Apa Pencetus dan Bagaimana Mencegahnya?

Your Say | Rabu, 18 Desember 2019 | 15:40 WIB

Saran Ampuh Perut Six Pack Ala Mister World Indonesia

Saran Ampuh Perut Six Pack Ala Mister World Indonesia

Video | Rabu, 18 Desember 2019 | 07:00 WIB

Rayu-rayu Tipis antara Rekan Kerja Positif untuk Kantor

Rayu-rayu Tipis antara Rekan Kerja Positif untuk Kantor

Tekno | Selasa, 17 Desember 2019 | 06:35 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×