Jangan Dibuang, Ternyata Serabut Jagung Bisa Bantu Atasi Batu Ginjal

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 24 Desember 2019 | 19:25 WIB
Jangan Dibuang, Ternyata Serabut Jagung Bisa Bantu Atasi Batu Ginjal
Ilustrasi serabut jagung. (Shutterstock)

Suara.com - Hampir semua orang pasti akan membuang serabut jagung ketika akan memasak. Padahal serabut jagung ini bisa bermanfaat sebagai obat herbal.

Selama berabad-abad, serabut jagung telah digunakan sebagai obat herbal dalam pengobatan tradisional Cina dan Amerika. Salah satu penyakit yang dipercaya bisa diobati dengan serabut jagung, yakni batu ginjal.

Melansir dari jurnal di scinapse.io, sebuah studi berusaha membuktikan manfaat serabut jagung untuk mengatasi batu ginjal dengan melibatkan 60 pasien laki-laki dengan rentang usia 20-60 tahun.

Mereka dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok satu diminta menggunakan agen alkalinizer untuk mengatasi batu ginjal, sedangkan lainnya mengonsumsi dua cangkir teh serabut jagung setiap hari.

Hasilnya, teh serabut jagung membantu meningkatkan jumlah urine yang keluar dan meningkatkan presentase keluarnya batu ginjal melalui saluran kemih tanpa membuatnya membusuk.

Ilustrasi batu ginjal. [Shutterstock]
Ilustrasi batu ginjal. [Shutterstock]

Dalam hal ini, serabut jagung memainkan peran fisik yang penting dalam perawatan batu ginjal dengan meningkatkan kontraksi otot polos. Selain itu, serabut jagung juga menyebabkan peningkatkan produksi urine tanpa dekomposisi batu.

Setelah ditelusuri dalam jurnal penelitian NCBI, serabut jagung ternyata kaya akan senyawa fenolik, terutama flavonoid. Serabut jagung juga terdiri dari protein, vitamin, karbohidrat, kalsium, kalium, garam magnesium dan natrium.

Khusus untuk pengobatan herbal, biasanya serabut jagung ini dipanen sebelum penyebukan sehingga bisa digunakan dalam bentuk segar atau kering.

Adapun tata cara mengonsumi teh serabut jagung ini untuk pengobatan batu ginjal, seperti yang dilansir dari sunstar.com, antara lain:

baca juga

1. Ambil sekitar 2 sendok teh serabut jagung kering

2. Masukkan ke dalam cangkir

3. Tuangkan air mendidih ke dalam cangkir, lalu tutup dan tunggu selama 10-15 menit. Setelah itu, saring teh yang sudah siap diminum.

Pastikan Anda meminumnya sebanyak 2 sampai 3 kali sehari. Anda juga masih perlu minum banyak cairan lainnya untuk membersihkan ginjal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Tanda Peringatan Batu Ginjal yang Harus Kita Ingat

5 Tanda Peringatan Batu Ginjal yang Harus Kita Ingat

Health | Kamis, 28 November 2019 | 15:10 WIB

Viral Ditanami Jagung, Proyek Mangkrak di Jalan Babaran Mulai Dinormalisasi

Viral Ditanami Jagung, Proyek Mangkrak di Jalan Babaran Mulai Dinormalisasi

Jogja | Selasa, 19 November 2019 | 15:47 WIB

Cegah Anemia hingga Batu Ginjal, Ini 5 Manfaat Lemon untuk Kesehatan

Cegah Anemia hingga Batu Ginjal, Ini 5 Manfaat Lemon untuk Kesehatan

Health | Minggu, 27 Oktober 2019 | 09:34 WIB

Percepat Pemulihan Bencana di Sinabung, Kementan Beri Bantuan Benih Jagung

Percepat Pemulihan Bencana di Sinabung, Kementan Beri Bantuan Benih Jagung

Bisnis | Selasa, 15 Oktober 2019 | 11:37 WIB

Terkini

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:15 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB