Waspada, Kebiasaan Lapar Melulu Bisa Jadi Tanda Anda Alami 5 Kondisi Ini

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah | Suara.com

Minggu, 29 Desember 2019 | 16:05 WIB
Waspada, Kebiasaan Lapar Melulu Bisa Jadi Tanda Anda Alami 5 Kondisi Ini
Ilustrasi lapar [shutterstock]

Suara.com - Beberapa orang mungkin punya keluhan seolah tidak pernah kenyang. Akibatnya, mereka terus-menerus makan atau mengemil.

Ada banyak alasan mengapa Anda tidak dapat merasa kenyang dan terus merasa kelaparan meski baru saja makan. Berikut beberapa alasan yang dapat menjelaskannya, melansir Brightside.

1. Terlalu banyak konsumsi karbohidrat

Karbohidrat olahan dapat ditemukan dalam makanan olahan, terutama pasta, makanan yang dipanggang, dan makanan manis. Kekurangan serat akan membuat tubuh mencernanya dengan cepat sehingga rasa lapar mudah datang lagi.

Jadi, solusinya adalah mengonsumsi makanan kaya akan serat dan mengganti makanan olahan dengan makanan sehat, seperti sayuran, beras merah, serta gandum.

Ilustrasi diabetes (Shutterstock)

2. Diabetes

Diabetes, khususnya diabetes tipe2, merupakan penyakit yang dapat membuat penderitanya merasa lapar sepanjang waktu. Kondisi ini membuat glukosa tetap di dalam darah, alih-alih menyebar ke dalam sel tubuh.

Perasaan lapar adalah salah satu gejala diabetes yang dapat didiagnosis melalui tes darah. Dengan oemeriksaan yang tepat serta melalui pengobatan dan diet khusus, diabetes dapat dikendalikan.

3. Terlalu banyak berolahraga

Ketika Anda banyak berolahraga, kalori yang dibakar pun akan banyak dan sebagai hasilnya, tubuh membutuhkan lebih banyak kalori.

Orang yang berolahraga secara teratur dan dalam jangka waktu lama, metabolismenya lebih cepat dan nafsu makannya juga lebih besar.

Ilustrasi Stres Gara-Gara Media Sosial. (Shutterstock)
Ilustrasi Stres  (Shutterstock)

4. Terlalu stres

Kecemasan terus-menerus memiliki efek pada kesehatan dan dapat meningkatkan nafsu makan. Terlalu stres berhubungan dengan perasaan lapar.

Secara ilmiah, kecemasan meningkatkan hormon kortisol dan menyebabkan makan berlebih. Hal itu dapat memicu Anda mengidam camilan yang tidak sehat.

5. Hipertiroidisme (tiroid terlalu aktif)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Gel dari Darah Bisa Sembuhkan Bisul pada Pasien Diabetes?

Benarkah Gel dari Darah Bisa Sembuhkan Bisul pada Pasien Diabetes?

Health | Rabu, 25 Desember 2019 | 13:30 WIB

Terlalu Banyak Tidur Tingkatkan Risiko Stroke hingga 85 Persen!

Terlalu Banyak Tidur Tingkatkan Risiko Stroke hingga 85 Persen!

Health | Selasa, 24 Desember 2019 | 19:00 WIB

Dijilat Anjing Peliharaan, Kaki Nenek 86 Tahun Alami Infeksi Bakteri

Dijilat Anjing Peliharaan, Kaki Nenek 86 Tahun Alami Infeksi Bakteri

Health | Sabtu, 21 Desember 2019 | 08:00 WIB

Studi: Menyusui Dapat Mencegah Risiko Diabetes pada Anak di Masa Dewasa

Studi: Menyusui Dapat Mencegah Risiko Diabetes pada Anak di Masa Dewasa

Health | Kamis, 19 Desember 2019 | 13:44 WIB

Terkini

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB