Array

Jabodetabek Banjir, Waspada Sederet Penyakit Ini Pascabanjir!

Ririn Indriani Suara.Com
Kamis, 02 Januari 2020 | 07:36 WIB
Jabodetabek Banjir, Waspada Sederet Penyakit Ini Pascabanjir!
Sejumlah warga melintasi jalan yang terendam banjir di kawasan Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (1/1). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Prof Ari mengatakan bahwa secara umum peningkatan kasus penyakit pascabanjir dan musim penghujan didasarkan pada penyebaran 3 kelompok panyakit, sebagai berikut:

1. Penyakit yang ditularkan lewat makanan dan minuman
Penyakit yang ditularkan lewat makanan dan minuman yang rentan muncul selama musim penghujan dan pascabanjir di antaranya, infeksi kolera, disentri, rotavirus serta demam typhus.

"Pasien dengan infeksi usus bisa datang dengan diare, muntah berak, mules saat BAB (buang air besar, Red) dan BAB ada darah. Diare juga menjadi KLB pada banjir Jakarta beberapa tahun yang lalu," beber Prof Ari.

2. Penyakit yang ditularkan melalui nyamuk (penyakit disebarkan melalui vektor penyakit)
Penyakit yang dibawa oleh vektor penyakit, misalnya, kata Prof Ari, Dengue Hemorrhagic Fever(DHF) yang dibawa melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.

3. Penyakit yang ditularkan melalui tikus 
Penyakit yang ditularkan melalui hewan dari ordo Rodentia, yaitu tikus merupakan penyakit yang juga sering didapat saat pascabanjir.

Salah satu jenis rodent borne disease yang dapat timbul pada bencanabanjir adalah leptospirosis yang dibawa melalui kencing dan kotoran tikus dalam genangan banjir.

"Apabila kita mengalami luka terbuka pada tangan atau kaki atau mukosa mulut, maka air yang sudah tercemar dengan kotoran tikus yang sudah mengandung leptospirosis akan menularkan pada kita," jelas Prof Ari.

Pasien dengan leptospirosis, lanjut dia, datang dengan keluhan demam tinggi mendadak, sakit kepala, mual muntah, lemas, nyeri otot terutuma otot betis, mata merah dan timbul kuning pada mata dan kulit.

Tak hanya itu, air seni penderita leptospirosis juga, menurut Prof Ari, juga berubah seperti air teh. "Sekilas pasien ini seperti pasien dengan infeksi hepatitis virus," imbuhnya.

Baca Juga: Zodiak Kesehatan 2 Januari 2019: Pisces & Aquarius, Coba Latihan Bela Diri

Penyakit leptospirosis, kata Prof Ari, sangat berbahaya jika berlanjut dengan berbagai komplikasi antara lain terjadi kerusakan ginjal, peradangan pankreas, liver, paru dan otak.

Prof Ari mengatakan terganggunya kesehatan akibat banjir terjadi, karena adanya gangguan pada 3 faktor penting penyakit, apa saja? Yuk lanjut di halaman berikutnya ya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI