Lina Mantan Istri Sule Meninggal, Ketahui 5 Penyebab Serangan Jantung

Sabtu, 04 Januari 2020 | 11:37 WIB
Lina Mantan Istri Sule Meninggal, Ketahui 5 Penyebab Serangan Jantung
Liburan Bersama, Ini Kenangan Manis Lina Mantan Istri Sule Bersama Keluarga. (Instagram/@rizkyfbian)

Lima kondisi yang bisa menyebabkan serangan jantung, sebagai berikut:

1. Psoriasis

Psoriasis merupakan penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan kulit berupa bercak merah. Penyakit kulit psoriasis ini juga bisa menyebabkan serangan jantung.

Orang dengan psoriasis bahkan memiliki risiko 2-3 kali lipat menderita penyakit jantung, termasuk serangan jantung.

Hal tersebut dikarenakan psoriasis merusak arteri jantung dari dalam yang menyebabkan peningkatan risiko serangan jantung.

2. Polusi udara

Polusi udara yang berbahaya bagi pernapasan juga bisa menyebabkan serangan jantung. Sebab, paparan polusi udara bisa memperburuk gula darah, kolesterol, dan penyakit jantung.

Ilustrasi serangan jantung. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi serangan jantung. (Sumber: Shutterstock)

3. Obat pereda nyeri

Biasanya orang mengonsumsi obat pereda nyeri NSAID ketika sakit kepala, flu, keseleo, menstruasi, dan lainnya. Obat nyeri NSAID ini seperti aspirin dan ibuprofen.

Baca Juga: Lina Mantan Istri Sule Meninggal Karena Serangan Jantung

Namun, penelitian dalam Journal of Infectious Diseases menemukan orang yang sering mengonsumsi obat NSAID untuk infeksi pernapasan lebih berisiko mengalami serangan jantung.

Pasalnya, obat pereda nyeri ini meningkatkan risiko perdarahan yang memungkinkan peningkatan gumpalan darah berbahaya di arteri jantung.

4. Nyeri bahu

Nyeri bahu seringkali dianggap sepele oleh banyak orang karena berpikir hanya kelelahan biasa atau lainnya.

Padahal orang yang berisiko sakit jantung enam kali lebih mungkin mengalami nyeri bahu.

Orang yang berisiko menderita penyakit kardiovaskular bahkan juga lebih mungkin mengalami nyeri sendi.

Namun, penelitian ini masih dilakukan dalam lingkup kecil, sehingga butuh penelitian tambahan.

5. Suara keras

Sebuah penelitian melaporkan bahwa suara keras tidak hanya buruk bagi pendengaran, tetapi juga bisa menyebabkan serangan jantung.

Orang yang sering terpapar suara keras memiliki risiko gangguan kesehatan lebih tinggi, meliputi gagal jantung, irama jantung tak teratur, hipertensi, kolesterol tinggi, dan kadar gula darah tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI