alexametrics

Pakar Sarankan untuk Beri Edukasi Seksual pada Anak Sejak Dini

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Pakar Sarankan untuk Beri Edukasi Seksual pada Anak Sejak Dini
Ilustrasi kesehatan reproduksi perempuan, (Shutterstock)

Edukasi seksual sejak dini mencegah terjadi pelecehan seksual terhadap anak-anak.

Suara.com - Edukasi seksual memang penting diajarkan kepada anak-anak. Bahkan, beberapa pakar merekomendasikan untuk melakukannya sejak dini.

"Manusia adalah makhluk sosial sejak mereka dilahirkan," kata kepala eksekutif di Rutgers University, Dan Rice.

Mungkin Anda merasa sangsi saat membacanya, namun, Rice memiliki alasan untuk itu.

Seiring perkembangan, anak-anak sudah mencoba untuk memproses dunia mereka dan tubuh mereka adalah bagian penting dari hal itu.

Baca Juga: Di Jogja Putri Mahkota Denmark Bicara soal Kesehatan Reproduksi pada Remaja

Bukan berarti hanya mengajarkan tentang bagaimana tubuh mereka berkembang, tetapi juga mengajarkan tentang batasan pada tubuh mereka dan siapa yang bisa atau tidak bisa menyentuhnya.

"Anak-anak berusaha memahami bagian tubuh mereka dan perasaan mereka. Itu semua terasa membingungkan," tutur Nora Gelperin, ketua Sexuality Education for Advocates for Youth.

Ilustrasi organ reproduksi perempuan (Shutterstock)

Berikut beberapa cara mengajarkan edukasi seksual kepada anak-anak, dilansir dari Insider.

1. Penyebutan anatomi tubuh secara gamblang

Beberapa orangtua akan menggunakan kata imut untuk menyebut organ reproduksi. Namun, ini membuat mereka merasa istilah yang sebenarnya tidak boleh digunakan dan mereka harus malu atas bagian tubuh tersebut.

Baca Juga: BKKBN: Pendidikan Kesehatan Reproduksi Cegah Seks Bebas dan Pernikahan Dini

"Anda menyebut hidung dengan hidung dan siku dengan siku. Jadi, ketika Anda berbicara tentang vulva atau penis, Anda juga harus menyebutnya demikian," jelas Rice.

Komentar