Gejala PCOS Dapat Dikontrol Melalui Pola Makan, Begini Tipsnya!

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 09 Januari 2020 | 13:39 WIB
Gejala PCOS Dapat Dikontrol Melalui Pola Makan, Begini Tipsnya!
Khasiat Sayuran Bagi Kulit Wajah ( Shutterstock )

Suara.com - Sindrom ovarium polikistik atau polycystic ovary syndrome (PCOS) merupakan gejala ketidakseimbangan hormon yang umum dialami wanita di masa subur.

Gejalanya meliputi tumbuhnya jerawat, penipisan rambut, menstruasi tidak teratur, adanya kista ovarium hingga penambahan berat badan.

Makan makanan yang tepat dan menghindari bahan-bahan tertentu dapat membantu penderita mengelola gejalanya. Pola makan yang bernutrisi dapat membantu mengatur hormon dan siklus menstruasi.

Sedangkan mengonsumsi makanan olahan, yang umumnya diawetkan dapat memperparah peradangan dan resistensi insulin.

Healthline pun berbagi tips cara mengelola gejala dari PCOS melalui pola makan. Antara lain:

Ilustrasi sakit perut, tanda hamil. (Shutterstock)
Ilustrasi PCOS (Shutterstock)

1. Seimbangkan asupan karbohidrat dan protein

Karbohidrat dan protein berdampak pada tingkat energi dan hormon di dalam tubuh. Makan protein dapat merangsang tubuh untuk memproduksi insulin.

Oleh karena itu, alih-alih mencoba menjalani pola makan rendah karbohidrat, lebih baik berfokus pada mendapatkan protein sehat yang cukup.

Sumber protein nabati seperti kacang-kacangan, biji-bijian adalah makanan terbaik.

2. Makan makanan yang dapat mencegah peradangan

Satu studi menjelaskan bahwa PCOS merupakan peradangan kronis tingkat rendah dan menambahkan makanan anti-inflamasi dapat membantu meringankan gejalanya.

Salah satu pola makan yang dapat diikuti adalah diet Mediterania. Minyak zaitun, tomat, sayuran hijau, ikan berlemak seperti tuna dapat melawan peradangan.

Ilustrasi menu diet Mediterania, salad sayur. (Shutterstock)
Ilustrasi menu diet Mediterania, salad sayur. (Shutterstock)

3. Tingkatkan asupan zat besi

Beberapa wanita dengan PCOS mengalami pendarahan hebat selama menstruasi. Kondisi ini dapat menyebabkan kurangnya zat besi di dalam tubuh.

Oleh karena itu, cara terbaik untuk mengganti zat besi yang hilang adalah dengan meningkatkan asupannya dengan mengonsumsi bayam, telur dan brokoli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengandung Curcumin, Kunyit Dinilai Sangat Bagus untuk Penderita PCOS

Mengandung Curcumin, Kunyit Dinilai Sangat Bagus untuk Penderita PCOS

Health | Kamis, 09 Januari 2020 | 13:00 WIB

HCG atau Hormon Kehamilan, Ternyata Bisa Dimiliki Penderita 5 Kanker Ini

HCG atau Hormon Kehamilan, Ternyata Bisa Dimiliki Penderita 5 Kanker Ini

Health | Selasa, 07 Januari 2020 | 11:03 WIB

Kelelahan akibat Kurang Tidur? Atasi dengan Banyak Minum Air Putih

Kelelahan akibat Kurang Tidur? Atasi dengan Banyak Minum Air Putih

Health | Minggu, 29 Desember 2019 | 14:10 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB