Array

Kenali Dislipidemia, Masalah Kesehatan yang Banyak Dialami Perempuan Minang

Kamis, 09 Januari 2020 | 20:14 WIB
Kenali Dislipidemia, Masalah Kesehatan yang Banyak Dialami Perempuan Minang
Gusnedi, S.TP, MPH saat ditemui awak media sesaat setelah gelaran promosi doktoral di Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia. (Suara.com/Risna Halidi)

Suara.com - Kenali Dislipidemia, Masalah Kesehatan yang Banyak Dialami Perempuan Minang

Dislipidemia mungkin tidak sering didengar oleh masyarakat awam, dalam beberapa kasus, dislipidemia kerap diasosiasikan dengan kondisi kolesterol tinggi, meski sebenarnya lebih dari itu.

Dilansir Suara.com dari hellosehat.com, dislipidemia adalah kondisi yang terjadi ketika kadar lipid (lemak) dalam darah terlalu tinggi atau terlalu rendah.

Hal yang menarik, perempuan Minangkabau dianggap memiliki kasus dislipidemia berupa kolesterol tinggi lebih banyak daripada suku-suku lain di Indonesia.

Dikutip oleh Gusnedi, S.TP, MPH dalam tesis berjudul 'Efek Promosi Panduan Gizi Seimbang Berbasis Pangan Lokal terhadap Praktik Diet, Asupan Gizi, Status Gizi, dan Profil Lipid Wanita Etnis Minangkabau Dyslipidemia' lewat penelitian Herman (2011), perempuan suku Minangkabau tercatat memiliki kadar rata-rata kolesterol yang tinggi dibanding suku lain seperti Sunda, Jawa atau Bugis.

Hal ini, tulis Gusnedi, diduga karena pola konsumsi sehari-hari perempuan Minangkabau dengan rata-rata 20.7 persen asupan energi berasal dari lemak jenuk atau lemak yang berpotensi buruk bagi kesehatan tubuh. Untuk itu ia mengimbau agar masyarakat Minangkabau untuk mengonsumsi makanan yang lebih beraneka ragam, salah satunya dengan mengonsumsi ikan yang terkenal dengan kandungan lemak tak jenuh atau lemak yang tidak berpotensi buruk bagi kesehatan tubuh.

"Masyarakat Minangkabau sangat sedikit mengonsumsi sayuran dan buah. Nah kita sarankan 100 gram (sayur dan buah) sekali makan minimal dua kali sehari. Supaya nanti perempuan usia subur memiliki asupan lemak tak jenuh yang baik dan asupan serat yang tercukupi," kata Gusnedi saat ditemui awak media sesaat setelah gelaran promosi doktoral di Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia, Kamis, (9/1/2020).

Dengan pola konsumsi yang baik, Gusnedi berharap perempuan suku Minangkabau dapat terhindar dari risiko dislipidemia.

Dalam banyak literatur, dislipidemia terbukti dapat menyumbat pembuluh arteri yang pada akhirnya mengakibatkan masalah kesehatan seperti penyakit jantung dan stroke.

Baca Juga: Modal Baca Alquran di Gerbang Minang, Aldy Taher Maju di Pilkada 2020

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI