Ambil Lagi Makanan yang Sudah Jatuh Belum Lima Detik, Amankah?

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 10 Januari 2020 | 09:05 WIB
Ambil Lagi Makanan yang Sudah Jatuh Belum Lima Detik, Amankah?
Makanan jatuh belum lima detik (Shutterstock)

Suara.com - Selama ini, orang menganggap makanan yang baru jatuh ke lantai kurang dari 5 detik masih bisa dimakan. Karena itu, muncul kalimat "belum ada 5 detik" ketika melihat makanan jatuh ke lantai.

Tetapi, apakah mengonsumsi makanan yang sudah jatuh kurang dari 5 detik tidak masalah? Faktanya, konsumsi makanan yang sudah jatuh ke lantai meski belum lima detik pun sangat tidak dianjurkan.

Hal ini menandakan bahwa Anda tidak benar-benar menghindari kuman dan bakteri. Sebuah penelitian yang dilansir oleh thehealthy.com, menemukan bahwa seberapa cepat Anda mengambil makanan yang sudah jatuh, makanan itu tetap sudah terkontaminasi bakteri.

Namun, bukan berarti seseorang pasti akan mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan yang sudah jatuh. Hal ini bukan penyebab utama seseorang mengalami keracunan.

Sejauh ini, aturan boleh mengambil makanan yang jatuh belum ada 5 detik masih belum jelas. Namun menurut Prevention, aturan itu mungkin berasal dari Mongolia, Jenghis Khan, yang tak masalah jika seseorang mengambil makanan yang sudah jatuh di lantai.

"Aturan 5 detik adalah mitos populer yang sudah ada selamanya. Tetapi, itu bukan aturan yang seharusnya diikuti," kata Arefa Cassoobhoy, MD.

Ilustrasi permen jatuh ke lantai [shutterstock]
Ilustrasi permen jatuh ke lantai [shutterstock]

Menurutnya, mengonsumsi makanan yang sudah jatuh ke lantai memiliki risiko terkena bakteri yang bisa menyebabkan keracunan makanan. Penelitian menunjukkan, makanan yang sudah jatuh sudah pasti terkontaminasi bakteri, meskipun hanya beberapa detik.

Satu studi dalam jurnal Applied and Environmental Microbiology telah menguji beberapa makanan yang sudah jatuh ke lantai. Mereka menemukan tidak ada makanan yang benar-benar lolos dari kontaminasi bakteri dan bisa dikonsumsi lagi.

Penelitian ini juga menemukan semakin lama makanan jatuh di lantai, maka semakin banyak bakteri yang masuk ke dalamnya.

baca juga

Namun, lantai yang berkarpet justru menransmisikan lebih sedikit bakteri daripada lantai yang berubin dan stainless stell. Sedangkan lantai kayu bisa mentransmisikan bakteri berbeda-beda tergantung jenisnya.

Sementara itu, makanan basah yang jatuh ke lantai juga lebih banyak terkontaminasi bakteri jika terjatuh ke lantai dibandingkan makanan kering.

Jika tetap nekat mengonsusmi makanan yang sudah jatuh, Anda berisiko terkena bakteri e. coli dan salmonella. Menurut Berkeley Wellness, kedua bakteri ini bisa menyebabkan beberapa efek samping yang tidak menyenangkan dan terkadang mematikan.

Karena itu, lebih baik jangan konsumsi lagi makanan yang sudah jatuh ke lantai, baik makanan basah maupun kering.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa yang Harus Dilakukan Usai Keracunan Makanan?

Apa yang Harus Dilakukan Usai Keracunan Makanan?

Health | Sabtu, 21 Desember 2019 | 14:00 WIB

Fakta Baru, Serbet Dapur Harus Dicuci Setiap Hari

Fakta Baru, Serbet Dapur Harus Dicuci Setiap Hari

Lifestyle | Rabu, 03 Juli 2019 | 09:39 WIB

Lelaki Ini Nekat Makan Produk Kadaluwarsa Setahun Penuh, Apa yang Terjadi?

Lelaki Ini Nekat Makan Produk Kadaluwarsa Setahun Penuh, Apa yang Terjadi?

Lifestyle | Sabtu, 29 Juni 2019 | 08:05 WIB

Bahaya Mencuci Daging Ayam Mentah, Bisa Bikin Keracunan Makanan!

Bahaya Mencuci Daging Ayam Mentah, Bisa Bikin Keracunan Makanan!

Health | Senin, 06 Mei 2019 | 11:14 WIB

Terkini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

×