Otak Lebih Besar Berarti Memori Lebih Baik? Peneliti Ungkap Faktanya

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 17 Januari 2020 | 15:29 WIB
Otak Lebih Besar Berarti Memori Lebih Baik? Peneliti Ungkap Faktanya
Ilustrasi otak. (Pixabay)

Suara.com - Setiap manusia memiliki volume otak yang berbeda-beda. Meski begitu, volume otak tidak berkaitan dengan daya ingat atau memori yang lebih baik. Demikian kata salah satu studi baru dari Michigan State University.

Dilansir dari Medical Express, hippocampus yang lebih besar dan tertanam dalam di otak tidak selalu dapat diandalkan memprediksi kemampuan belajar dan memori pada orang dewasa.

Dahulu para peneliti percaya bahwa hippocampus yang lebih besar berarti membawa memori yang lebih baik. Sampai akhirnya keyakinan tersebut dipatahkan pada sebuah penelitian di 2004, di mana menunjukkan ukuran tidak berkaitan dengan memori.

Studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Cerebral Cortex, menunjukkan bahwa ukuran hippocampus hanya merupakan penanda pembelajaran yang bermakna bagi orang lanjut usia dengan materi putih limbik yang lebih utuh, yakni sirkuit saraf yang menghubungkan hippocampus ke bagian otak lainnya.

Studi ini memiliki implikasi potensial untuk diagnosis dini gangguan memori terkait penuaan seperti penyakit Alzheimer.  Sebab, penurunan kognitif mereka terabaikan jika dokter tidak juga mempertimbangkan konektivitas materi putih mereka.

Hippocampus. (Pixabay)
Hippocampus. (Pixabay)

Peneliti melakukan dua jenis pemindaian otak MRI pada lebih dari 330 orang dewasa yang merupakan bagian dari Berlin Aging Study-II (BASE-II), sebuah investigasi penuaan yang besar berdasarkan populasi di Jerman.

Di sini, orang dewasa yang terlibat memiliki otak di mana hippocampus-nya lebih besar. Para peserta melakukan tes belajar dan memori sebanyak lima kali untuk mengukur bagaimana mereka belajar melalui pengulangan.

Peneliti kemudian menganalisis hubungan antara seberapa cepat peserta belajar dan ukuran hippocampus dan struktur materi putih mereka.

Mereka melaporkan bahwa pembelajaran yang lebih cepat hanya ditemukan pada orang dewasa yang memiliki hippocampus lebih besar dan sirkuit materi putih lebih seragam yang menghubungkannya dengan bagian otak lainnya.

baca juga

"Temuan kami memperkuat perspektif yang berkembang bahwa mempelajari perubahan yang berkaitan dengan usia dalam pembelajaran dan memori dari perspektif sistem, tampak jauh lebih informatif dalam memahami berbagai pola penurunan otak dan kognitif daripada berfokus pada wilayah otak tunggal mana pun," kata Andrew Bender selaku pemimpin penelitian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Coba Yuk, 4 Olahraga Untuk Jaga Kesehatan Otak

Coba Yuk, 4 Olahraga Untuk Jaga Kesehatan Otak

Health | Kamis, 16 Januari 2020 | 13:41 WIB

Saat Bermain, Bayi dan Orang Dewasa Mengalami Aktivitas Otak yang Sama

Saat Bermain, Bayi dan Orang Dewasa Mengalami Aktivitas Otak yang Sama

Health | Kamis, 16 Januari 2020 | 08:00 WIB

Ilmuwan Ungkap Misteri Otak Manusia Berusia 2.600 Tahun

Ilmuwan Ungkap Misteri Otak Manusia Berusia 2.600 Tahun

Tekno | Selasa, 14 Januari 2020 | 12:03 WIB

Terkini

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 06:00 WIB

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

×