Array

Sulit Klimaks Setiap Hubungan Seks? Bisa Jadi Derita Disfungsi Orgasme

Minggu, 19 Januari 2020 | 19:00 WIB
Sulit Klimaks Setiap Hubungan Seks? Bisa Jadi Derita Disfungsi Orgasme
Ilustrasi perempuan alami orgasme. [shutterstock]

Suara.com - Banyak wanita mengeluhkan tidak bisa orgasme meskipun sudah melakukan berbagai variasi hubungan seksual. Kondisi ini jika terlalu sering terjadi bisa dikaitkan dengan risiko menderita disfungsi orgasme.

Sekitar 75 persen wanita tidak bisa mencapai orgasme hanya dengan penetrasi saja. Lalu 10 hingga 15 persen tidak pernah mengalami orgasme dalam keadaan apapun.

Beberapa penelitian lantas menunjukkan bahwa 41 persen wanita yang kesulitan orgasme mungkin menderita disfungsi orgasme.

Ketidakmampuan untuk mencapai orgasme ini terjadi dengan beberapa nama yang berbeda, seperti disfungsi orgasme, anorgasmia dan gangguan orgasme wanita.

Kondisi ini dilaporkan dapat diklasifikasikan menjadi 3 jenis, dilansir oleh Daily Star antara lain:

Ilustrasi orgasme. (Shutterstock)
Ilustrasi orgasme. (Shutterstock)

1. Anorgasmia umum, di mana seseorang tidak dapat mengalami orgasme dalam situasi apapun dan tidak pernah melakukannya.

2. Acquired anorgasmia, di mana seseorang bisa orgasme tetapi tidak bisa lagi.

3. Anorgasmia situasional, di mana seseorang hanya bisa orgasme dalam situasi tertentu seperti masturbasi tetapi tidak dengan hubungan seksual bersama orang lain.

Penyebab anorgasmia bervariasi dan termasuk masalah fisik, yakni penuaan, masalah ginekologis (seperti perawatan histerektomi atau dispareunia), obat-obatan, pilihan gaya hidup (minum berlebihan atau merokok) dan penyakit tertentu (diabetes dan parkinson).

Baca Juga: Gegara Nyolong TV, Seorang Imam Masjid Baru Sadar Istrinya Bukan Wanita

Penyebab psikologis anorgasmia meliputi, trauma masa lalu (pelecehan, tetapi terutama pelecehan seksual), masalah citra tubuh (dysmorphia atau rasa tidak aman), masalah kesehatan mental (stres, kegelisahan dan depresi), masalah hubungan dan emosi (seperti rasa malu dan bersalah yang memengaruhi kemampuan mencapai orgasme).

Jika Anda yakin menderita anorgasmia, disarankan utnuk mengunjungi dokter umum. Karena, mungkin ada masalah fisik atau psikologis yang membuat Anda kesulitan orgasme.

Beberapa wanita telah menemukan bahwa terapi perilaku kognitif atau pijatan intim dapat membantu orgasme. Tetapi Anda harus memastikan bahwa Anda mengikuti bimbingan seorang profesional setiap saat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI