Tidak Hanya Pikiran, Emosi Negatif Memiliki Dampak Buruk pada Kesehatan!

Selasa, 21 Januari 2020 | 13:43 WIB
Tidak Hanya Pikiran, Emosi Negatif Memiliki Dampak Buruk pada Kesehatan!
ilustrasi emosi (Shutterstock)

Suara.com - Kita tahu bahwa pikiran memiliki koneksi dengan tubuh. Misalnya, ketika kita stres, tubuh akan mengalami gejalanya seperti sakit perut.

Tetapi penelitian berkembang dan hasilnya menunjukkan bahwa emosi dan pikiran negatif mungkin juga memiliki hubungan dengan masalah kesehatan serius lainnya, seperti penyakit jantung.

"Banyak emosi negatif seperti kemarahan, ketakutan dan frustasi menjadi masalah ketika emosi itu berubah menjadi sifat yang permanen," kata Emiliana Simon-Thomas, PhD, dari Greater Good Science Center di UC Berkeley.

Berdasarkan penelitian pada 2014 dari jurnal Stroke menunjukkan, orang-orang yang mendapat nilai tinggi dalam sikap tidak ramah, stres kronis dan gejala depresi memiliki risiko lebih tinggi terkena stroke daripada koresponden yang ramah dan baik.

Dilansir Health, pikiran dan emosi memiliki efek luas pada tubuh seperti metabolisme, pelepasan hormon dan fungsi kekebalan tubuh.

ilustrasi emosi negatif (shutterstock)

Ada satu teori yang membuktikan hal ini, yaitu "ketika Anda stres atau tertekan, kadar kortisol meningkat, membuat sistem kekebalan tubuh kurang mampu mengendalikan peradangan. Seiring waktu, hal ini dapat menimbulkan penyakit."

Hal ini juga berlaku bagi orang yang sedang mengalami 'hari yang buruk', kata Simon-Thomas. Mereka cenderung lebih mungkin untuk melakukan kebiasaan yang kurang baik, seperti merokok, minum alkohol, menjadi kurang aktif secara fisik atau semua hal yang dapat memengaruhi kesehatan.

Atau mungkin, sambungnya, emosi negatif bukanlah penyebab, melainkan gejala awal dari adanya masalah kesehatan.

Simon-Thomas mengatakan ada solusi untuk mengatasinya, yaitu dengan mengubah pandangan atau cara berpikir Anda.

Baca Juga: Hindari 4 Emosi Negatif Ini, Agar Hidup Mudah Bahagia

"Kita tahu ada jalur saraf yang berubah setiap menit dan otak menghasilkan sel-sel baru selama Anda hidup. Dan neurogenesis ini tidak hanya terkait dengan pembentukan ingatan baru, tetapi juga dengan stabilitas suasana hati," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI