Otak Wanita Alami Perubahan selama Menstruasi, Ini Keuntungannya!

Selasa, 21 Januari 2020 | 14:59 WIB
Otak Wanita Alami Perubahan selama Menstruasi, Ini Keuntungannya!
Ilustrasi perempuan menstruasi (Foto: shutterstock)

Suara.com - Selama masa menstruasi, wanita tidak hanya mengalami perubahan suasana hati tetapi juga otak. Sayangnya, banyak wanita tidak menyadari adanya perubahan otak selama menstruasi.

Anda pasti sudah tahu hal-hal yang menyebabkan seorang wanita lebih moody, tersinggung hingga terangsang selama periode, salah satunya perubahan hormon.

Tetapi, Anda mungkin belum mengetahui betul efek positif siklus menstruasi terhadap perubahan otak wanita.

Meningkatkan keterampilan

Pada awal ovulasi dilansir oleh Asia One, ovarium akan menghasilkan lebih banyak estrogen dan progesteron untuk mengentalkan lapisan rahim dan mempersiapkan pelepasan sel telur.

Peningkatan kadar hormon ini tampaknya memengaruhi perilaku wanita, khususnya keterampilan komunikasi yang meningkat.

Ilustrasi wanita sakit menstruasi (istockphoto)
Ilustrasi wanita sakit menstruasi (istockphoto)

Peneliti dan psikolog Pauline Makin pun telah memahami proses fluktuasi kadar estrogen memengaruhi kemampuan wanita pada tahun 2002 silam.

Setiap peserta penelitian disurvei sebanyak 2 kali. Pertama, setelah periode mereka ketika kadar estrogen dan progesteron masih rendah. Kedua, sekali seminggu setelah mereka berovulasi ketika estrogen dan progesteron tinggi.

Penelitian yang dilakukan di Gerontology Research Center di Baltimore, Maryland, Amerika Serikat melibatkan kelompok kecil, yakni hanya 16 orang yang menyelesaikan tes mental.

Baca Juga: Cegah Virus Korona, Singapura Lakukan Pemeriksaan Suhu pada Para Pelancong

Selama masa ovulasi, partisipan tercatat lebih buruk dalam hal-hal yang biasanya dimiliki pria, misalnya kesadaran spasial. Tetapi, mereka mengalami peningkatan pada hal-hal yang menjadi keunggulan wanita, seperti kemampuan menghasilkan kata-kata baru.

Sebaliknya, kesadaran spasial kembali normal pada minggu ketika kadar hormon lebih rendah. Selain itu, memori juga lebih membaik selama masa ovulasi.

Para peneliti menggambarkan memori ini sebagai mengingat implisit, jenis memori bawah sadar yang berguna untuk mengembangkan keterampilan komunikasi.

Mana yang lebih sering Anda pikirkan, makan atau bercinta?
Ilustrasi otak wanita saat menstruasi (shutterstock)

Bagaimana hormon memengaruhi otak?

Studi ini mencatat bahwa hormon berdampak pada dua area otak. Pertama, hippocampus yang terlibat dalam menyimpan ingatan dan penting untuk kemampuan sosial.

Kedua, amigdala yang memproses emosi, terutama respons melawan atau lari. Selama masa menstruasi, bagian-bagian otak wanita ini sebenarnya lebih besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI