Sering Mengantuk saat Menstruasi? Hormon Penyebabnya

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Senin, 20 Januari 2020 | 14:35 WIB
Sering Mengantuk saat Menstruasi? Hormon Penyebabnya
Ilustrasi mengantuk saat mengemudi (Shutterstock).

Suara.com - Seperti halnya hormon saat menstruasi yang dapat memengaruhi suasana hati dan tingkat energi, ada beberapa cara siklus menstruasi juga dapat memengaruhi kerja tidur. Contohnya, menjadi mudah mengantuk saat menjalani aktivitas.

"Pola tidur diatur oleh interaksi kompleks hormon dan pemancar lain yang dilepaskan di otak," kata dr. Adeeti Gupta, OB/GYN, kepada Bustle.

"Beberapa proses melibatkan hormon wanita juga. Progesteron adalah salah satu pengatur penting. Kadarnya turun tepat sebelum periode dan berada pada titik terendah saat itu. Jadi, wanita kadang-kadang dapat memiliki kualitas tidur yang buruk serta keringat malam," jelasnya.

Dikutip dari Nationalsleepfoundation.org, siklus tubuh melibatkan empat hormon, dan kadar keempat hormon tersebut jatuh tepat sebelum menstruasi dimulai.

Hormon sstrogen memuncak selama fase folikuler, terkait dengan rasa bahagia. Progesteron naik setelah ovulasi, membuat beberapa wanita merasa mengantuk. Banyak wanita juga melaporkan merasa cemas atau tertekan sebelum dan selama haid.

Ilustrasi mengantuk (shutterstock)
Ilustrasi mengantuk (shutterstock)

Berdasar laporan yang dimuat di Huffington Post, mengklaim bahwa 20% wanita mengaku merasa mengantuk di aktivitas sehari-hari selama siklus menstruasi mereka.

Hal ini terjadi selama ovulasi sebagian besar karena "peningkatan kadar progesteron." Sehingga tubuh meningkatkan produksi estrogen, membuat telur-telur itu berputar dan begitu menyadari tidak akan ada pembuahan apa pun, kadar estrogen turun dan begitu juga kemampuan Anda untuk menjaga mata tetap terbuka di siang hari.

Pasang surut hormonal ini dapat memengaruhi wanita secara berbeda, jadi tidak semua orang akan mengalami rasa kantuk saat menjalani aktivitas.

Untuk mengatasi rasa kantuk tersebut, Anda bisa berolah raga setiap hari. Ini bisa menjadi sesuatu yang ringan seperti 30 menit berjalan kaki. Yang penting adalah bangun dan bergerak, yang akan memberi Anda dorongan energi dan memungkinkan Anda untuk beristirahat lebih penuh di malam hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berhubungan Seks selama Menstruasi? Ini Kata Para Ahli!

Berhubungan Seks selama Menstruasi? Ini Kata Para Ahli!

Health | Senin, 20 Januari 2020 | 09:57 WIB

Gejala PCOS Dapat Dikontrol Melalui Pola Makan, Begini Tipsnya!

Gejala PCOS Dapat Dikontrol Melalui Pola Makan, Begini Tipsnya!

Health | Kamis, 09 Januari 2020 | 13:39 WIB

Mengandung Curcumin, Kunyit Dinilai Sangat Bagus untuk Penderita PCOS

Mengandung Curcumin, Kunyit Dinilai Sangat Bagus untuk Penderita PCOS

Health | Kamis, 09 Januari 2020 | 13:00 WIB

Terkini

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB