Teknik Meditasi Ini Ampuh Bantu Atasi Gangguan Kecemasan, Coba Yuk

Silfa Humairah Utami

Selasa, 21 Januari 2020 | 22:00 WIB
Teknik Meditasi Ini Ampuh Bantu Atasi Gangguan Kecemasan, Coba Yuk
Ilustrasi: meditasi, yoga. (Shutterstock)

Suara.com - Teknik Meditasi Ini Ampuh Bantu Atasi Gangguan Kecemasan, Coba Yuk

Menjaga kesehatan mental sedang menjadi salah satu topik yang menarik perhatian. Baik kalangan milenial dan orang dewasa. Salah satu bentuknya adalah gangguan kecemasan.

Beberapa pengobatan atau terapi untuk gangguan kecemasan pun bermunculan, salah satunya adalah meditasi. Bagaimana teknik meditasi yang efektif untuk mengatasi gangguan kecemasan?

Berlatih meditasi mengajarkan Anda untuk mengenali, mendengar, dan mengerti kecemasan yang ada di pikiran. Setiap bermeditasi, Anda akan semakin familier dengan kecemasan dan pada akhirnya pikiran dapat dikendalikan.

Mengendalikan pikiran akan membuat Anda menjadi orang yang lebih tenang, jauh lebih bahagia, bebas dari perasaan takut, khawatir dan cemas.

Elizabeth Hoge dari Harvard Medical School mengatakan bahwa bermeditasi dengan perhatian penuh untuk mengatasi gangguan kecemasan merupakan hal yang masuk akal. “Orang dengan gangguan kecemasan biasanya memiliki masalah dalam menghadapi pikiran mengganggu yang terlalu kuat.”

Psikiater itu juga menambahkan, “Mereka tidak bisa membedakan antara pikiran untuk menyelesaikan masalah dan kecemasan mengganggu yang tidak bermanfaat.”

Sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal Depression and Anxiety menunjukkan bahwa terapi menenangkan diri, seperti meditasi, manjur untuk menurunkan gejala gangguan kecemasan.

Teknik meditasi untuk gangguan kecemasan

baca juga

Jika Anda memiliki gangguan kecemasan, melakukan meditasi bisa membantu untuk mengatasi kecemasan dan menurunkan ketegangan.

Apabila Anda pernah mengikuti kelas yoga, proses menenangkan diri umumnya akan lebih mudah dilakukan.

Meditasi dapat dilakukan dengan singkat. Untuk permulaan, cobalah beberapa menit setiap harinya.

Setelah itu, tingkatkan durasinya secara bertahap sambil terus mempelajari cara untuk lebih rileks dan tenang.

Berikut ini adalah cara sederhana yang bisa Anda ikuti untuk memulai latihan meditasi demi menghilangkan gejala gangguan kecemasan dilansir Hello Sehat.

-Duduk tegak di kursi dengan telapak kaki rata menyentuh lantai.
-Pusatkan perhatian pada pernapasan. Tak perlu mengubah cara bernapas, cukup perhatikan cara tubuh menghirup dan mengembuskan napas.
-Anda mungkin terdorong untuk mengalihkan perhatian pada hal lain. Namun, tahan diri Anda dan tetaplah berfokus pada pernapasan Anda.
-Kecemasan mungkin muncul dalam pikiran. Akui rasa cemas tersebut, tapi segera kembali berfokus pada pernapasan.
-Lanjutkan proses ini tanpa menghakimi diri Anda selama kurang lebih 10 menit.
-Buka mata dan rasakan apa yang terjadi. Tidak perlu evaluasi, cukup amati.
-Kunci dari belajar teknik meditasi adalah menerima dunia sekitar. Kecemasan pada dasarnya melibatkan rasa khawatir yang tak ada hentinya.

Jika Anda belajar untuk menerima rasa khawatir tanpa dibuat kesal karenanya, penderitaan yang Anda rasakan akibat rasa cemas itu cenderung dapat berkurang bahkan hilang.

Bagaimana agar meditasi berhasil?

Banyak alasan yang menyebabkan Anda kesulitan untuk menenangkan diri atau memusatkan perhatian. Sebagian orang kesulitan untuk berdiam diri tanpa melakukan apa pun karena terbiasa selalu aktif bergerak.

Selain itu, Anda mungkin kesulitan untuk mencegah gangguan dari pikiran negatif saat ingin tenang saking sibuknya sekitar Anda, atau bahkan Anda sendiri.

Beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi kendala saat hendak meditasi untuk mengurangi gangguan kecemasan, antara lain:

1. Perlu waktu untuk terbiasa bermeditasi

Jika tak terbiasa melakukan meditasi, Anda mungkin akan langsung menyerah pada percobaan pertama

Jangan berharap besar bahwa sesi pertama Anda akan berhasil dengan mulus. Wajar jika Anda merasa kesulitan pada sesi pertama. Namun, jangan menuruti keinginan itu.

Meski terdengar konyol, perlu latihan untuk bisa berdiam diri tanpa melakukan apa pun dan melakukan teknik meditasi. Itu sebabnya, disiplin berlatih dan lawan keinginan untuk menyerah agar proses meditasi Anda berjalan baik.

2. Luangkan waktu

Sengaja jadwalkan meditasi di tengah segala kegiatan dan kesibukan. Jadikan hal ini sebagai kewajiban dan bukan hanya pilihan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Agar Tidak Makin Parah, Kelola Gangguan Kecemasan dengan 4 Makanan Ini

Agar Tidak Makin Parah, Kelola Gangguan Kecemasan dengan 4 Makanan Ini

Health | Kamis, 16 Januari 2020 | 17:00 WIB

Pengidap Gangguan Kecemasan Sebaiknya Hindari Mengonsumsi 3 Hal Ini

Pengidap Gangguan Kecemasan Sebaiknya Hindari Mengonsumsi 3 Hal Ini

Health | Kamis, 16 Januari 2020 | 16:00 WIB

Butuh Perhatian, Ini Kendala Penanganan Kesehatan Mental di Indonesia

Butuh Perhatian, Ini Kendala Penanganan Kesehatan Mental di Indonesia

Your Say | Senin, 23 Desember 2019 | 12:19 WIB

Terkini

El Nino Picu Krisis Listrik di Sulawesi, Kementerian ESDM Akan Panggil PLN

El Nino Picu Krisis Listrik di Sulawesi, Kementerian ESDM Akan Panggil PLN

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:57 WIB

Membongkar APBN Kredibel di Era Suahasil: Bukan Sekadar Defisit di Bawah 3%

Membongkar APBN Kredibel di Era Suahasil: Bukan Sekadar Defisit di Bawah 3%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:56 WIB

Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak

Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak

Kalbar | Rabu, 16 September 2026 | 13:55 WIB

Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang

Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 13:51 WIB

Masuk Lewat Dumai, 49,85 Ton Kacang Tanah Selundupan Siap Edar di Jakarta Digagalkan Polisi

Masuk Lewat Dumai, 49,85 Ton Kacang Tanah Selundupan Siap Edar di Jakarta Digagalkan Polisi

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:50 WIB

Arab Saudi Luncurkan 450 Serangan Udara ke Houthi, 7 Wilayah Yaman Hancur

Arab Saudi Luncurkan 450 Serangan Udara ke Houthi, 7 Wilayah Yaman Hancur

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:47 WIB

4 Moisturizer Fungal Acne Safe yang Tidak Memicu Bruntusan

4 Moisturizer Fungal Acne Safe yang Tidak Memicu Bruntusan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:45 WIB

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:43 WIB

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:37 WIB

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:36 WIB

×