Mengapa Menangis Selalu Membuat Kita Lelah dan Mengantuk?

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 22 Januari 2020 | 15:21 WIB
Mengapa Menangis Selalu Membuat Kita Lelah dan Mengantuk?
Ilustrasi menangis [shutterstock]

Suara.com - Selain lega, setelah menangis biasanya kita akan merasa lelah. Tidak heran jika setelah menangis, biasanya kita akan terasa mengantuk.

Ini mungkin tidak seperti kelelahan fisik, tetapi menangis benar-benar dapat menguras tenaga.

"Menangis itu sangat berat untuk tubuh. Sangat menguras tenaga dan sesuatu yang dapat mengambil alih seluruh tubuhmu," kata psikolog dari Universitas Pittsburgh, Lauren Bylsma, PhD.

Itu terjadi karena menangis membutuhkan sesuatu yang lebih dari air mata saja, kata psikolog klinis dari Universitas Columbia, Jeffrey Cohen, PsyD.

Seseorang mungkin tidak memerhatikan, tetapi saat menangis, detak jantung akan meningkat dan pernapasan melambat.

Selain itu, menangis juga melepaskan hormon yang berkaitan dengan stres. Sebab, proses ini dapat melepaskan trauma emosional.

Ilustrasi menangis. (Shutterstock)
Ilustrasi menangis. (Shutterstock)

"Ini bisa menenangkan, yang pada akhirnya akan menyebabkan perasaan lelah," lanjutnya, dilansir Men's Health.

Bylsma menjelaskan, kemungkinan tingkat lelah seseorang tergantung pada seberapa keras seseorang menangis. Tangisan yang keras dapat menyebabkan hiperventilasi, yang dapat mengurangi oksigen ke otak.

"Inilah yang akan membuat seseorang merasa lebih mengantuk," jelas Bylsma.

Terlepas dari dampak dari menangis ini, sebenarnya ada tiga jenis air mata menurut Medical News Today, yaitu:

1. Basal, yaitu cairan antibakteri kaya protein yang membantu menjaga mata agar tetap lembap setiap kali berkedip.

2. Refleks, yaitu air mata yang keluar karena dipicu iritasi seperti angin, asap atau bawang.

3. Emosional, yaitu air mata yang dikeluarkan sebagai respon dari berbagai emosi. Air mata ini mengandung lebih banyak hormon stres daripada jenis air mata lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alami Flu untuk Pertama Kali, Remaja Ini Jadi Tidak Bisa Bergerak

Alami Flu untuk Pertama Kali, Remaja Ini Jadi Tidak Bisa Bergerak

Health | Selasa, 21 Januari 2020 | 08:36 WIB

Sering Mengantuk saat Menstruasi? Hormon Penyebabnya

Sering Mengantuk saat Menstruasi? Hormon Penyebabnya

Health | Senin, 20 Januari 2020 | 14:35 WIB

Pohon Menangis Bikin Geger dan 4 Berita Populer Lainnya

Pohon Menangis Bikin Geger dan 4 Berita Populer Lainnya

News | Minggu, 19 Januari 2020 | 10:57 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB