Peneliti Sebut Virus Corona dari China Dapat Dibunuh, Harapan Baru?

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 23 Januari 2020 | 13:06 WIB
Peneliti Sebut Virus Corona dari China Dapat Dibunuh, Harapan Baru?
Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)

Suara.com - Virus corona yang berasal dari Wuhan, China, diketahui dapat menular dari manusia ke manusia. Hal ini diketahui dari sebuah laporan tentang adanya petugas medis yang terinfeksi setelah merawat pasien.

Hingga Kamis (23/1/2020) pagi, telah dikonfirmasi adanya 550 kasus dan 17 orang telah meninggal dunia akibat terinfeksi, lapor Sin Chew Daily.

Tapi, Li Lajuan, kepala State Key Laboratory for Diagnosis and Treatment of Infectious Diseases dari China mengatakan telah mempelajari virus corona dengan Zhong Nanshan, ilmuwan pertama yang menemukan sindrom pernapasan sakut parah (SARS) serta enam ahli lainnya.

Mereka telah menghasilkan beberapa wawasan paling vital tentang wabah sejauh ini, dilansir World of Buzz.

Menurut Li Lanjuan, yang merupakan epidemiologis, virus corona ini dapat dibunuh.

Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)
Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)

Berdasarkan penelitian mereka, ternyata virus ini sendiri tidak dapat bertahan hidup pada suhu di atas 57 derajat Celcius dan akan mati di lingkungan seperti itu dalam 30 menit.

Campuran dari eter, etanol 75%, disenfektan dan asam peroksiasetik yang mengandung klorin juga terbukti sangat efektif dalam memberantas virus.

Sementara angka kematian virus ini tentu saja meningkat dan jumlah pasien bertambah dengan kecepatan yang mengkhawatirkan, tingkat kematian yang sebenarnya (kemungkinan Anda benar-benar meninggal akibat penyakit ini) hanya sekitar 40% hingga 50%, yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan flu burung H7N9.

Di sisi lain, ilmuwan dari Amerika saat ini sedang mengembangkan vaksin yang dapat mencegah infeksi virus ini. Namun, menurut mereka, kemungkinan butuh bertahun-tahun untuk menyelesaikannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antisipasi Ancaman Virus Corona, Indonesia Siagakan 100 Rumah Sakit

Antisipasi Ancaman Virus Corona, Indonesia Siagakan 100 Rumah Sakit

News | Kamis, 23 Januari 2020 | 12:49 WIB

Kemenkes Menduga Virus Corona Berasal dari Pasar Ikan di Wuhan

Kemenkes Menduga Virus Corona Berasal dari Pasar Ikan di Wuhan

Video | Kamis, 23 Januari 2020 | 12:07 WIB

Dihantui Wabah Virus Corona, Kota Wuhan Tutup Jalur Transportasi Umum

Dihantui Wabah Virus Corona, Kota Wuhan Tutup Jalur Transportasi Umum

News | Kamis, 23 Januari 2020 | 10:13 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB