Coba Tidur 30 Menit Lebih Cepat atau Sebaliknya, Ini Pengaruhnya bagi Tubuh

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 25 Januari 2020 | 07:20 WIB
Coba Tidur 30 Menit Lebih Cepat atau Sebaliknya, Ini Pengaruhnya bagi Tubuh
Tidur nyenyak/Shutterstock

Suara.com - Perubahan gaya hidup sekecil apapun bisa memengaruhi kesehatan Anda cukup besar. Bukan hanya rutin olahraga atau mengatur pola makan, waktu tidur juga sangat memengaruhi kesehatan.

Banyak orang belum mengetahui kalau tidur setengah jam lebih awal atau lebih lambat bisa membuat perbedaan besar pada pola tidur dan istirahat Anda.

Perubahan kecil yang konsisten setiap malam hari bisa bertambah signifikan. Para ahli, dilansir oleh Bustle, mengungkap pola tidur yang baik akan membantu tubuh menyesuaikan dirinya.

Sebaliknya, pola tidur yang berantakan akan mengacaukan jam istirahat Anda. Bahkan tidur setengah jam lebih cepat bisa memberikan sejumlah manfaat kesehatan.

"Tidur malam setengah jam lebih awal bisa memberikan beberapa manfaat kesehatan," kata Dr. Michael Breus, seorang pakar tidur.

Dalam hal ini, para ahli tidak merekomendasikan perubahan universal ke arah waktu tidur sebelumnya. Sebaliknya, mereka menyarankan seseorang lebih baik tidur setengah jam lebih awal atau lebih lambat untuk mengidentifikasi pola tidur alami tubuh.

Tips tidak telat datang ke kantor
Tips mengatur waktu tidur (shutterstock)

Jika Anda merasa lelah, Anda mungkin tidak memiliki waktu ideal untuk tidur. Karena itu, Anda perlu mengubah waktu tidur Anda.

"Sebagian besar orang tidur bukan secara ideal tubuh kita yang menginginkan, melainkan program TV yang kita tonton sudah selesai atau pasangan ingin kita pergi tidur," ujar Dr Neil Stanley, penulis How to Sleep Well.

Jika Anda pergi tidur ketika tubuh benar-benar merasa ngantuk, cara ini mungkin akan membuat perubahan kecil dalam rutinitas malam hari Anda.

Apalagi jika Anda tidur 30 menit lebih cepat atau lebih lambat dari waktu mengantuk. Cara tidur ini bisa menambah manfaat kesehatan yang signifikan.

Ilustrasi tidur. (Shutterstock)

Penelitian oleh para ilmuwan tidur menunjukkan bahwa orang memiliki chronotypes yang berbeda. Chronotype adalah preferensi bawaan tubuh Anda untuk jenis siklus tidur-bangun tertentu.

Beberapa orang mungkin lebih suka tidur dan bangun lebih awal. Sementara itu, orang lainnya mungkin lebih suka tidur lebih malam dan bangun sedikit siang.

Menurut teori ini, mengatur waktu tidur dekat dengan chronotype adalah kunci untuk tidur nyenyak. Jika Anda mengubah waktu tidur 30 menit agar lebih dekat dengan chronotype, maka kemungkinan besar Anda akan tertidur lebih cepat dan lebih mudah untuk bangun pagi.

"Misalnya, jika Anda membutuhkan tujuh jam tidur malam dan Anda hanya mendapatkan sekitar enam jam, memindahkan waktu tidur Anda lebih awal dan menjaga waktu tidur Anda konsisten tentu akan memiliki efek besar," kata Dr Breus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pola Tidur yang Buruk Dapat Berpotensi Buruk Bagi Kesehatan Remaja.

Pola Tidur yang Buruk Dapat Berpotensi Buruk Bagi Kesehatan Remaja.

Your Say | Senin, 06 Januari 2020 | 15:16 WIB

Ingin Tidur Malam Lebih Nyenyak? Konsumsi 5 Makanan Ini Sebelumnya

Ingin Tidur Malam Lebih Nyenyak? Konsumsi 5 Makanan Ini Sebelumnya

Health | Jum'at, 27 Desember 2019 | 09:40 WIB

Bukan Kuning, Ternyata Ini Warna Cahaya Terbaik untuk Membuat Cepat Tidur

Bukan Kuning, Ternyata Ini Warna Cahaya Terbaik untuk Membuat Cepat Tidur

Health | Rabu, 18 Desember 2019 | 19:44 WIB

Jangan Kebiasaan Tidur Siang 90 Menit, Bisa Tingkatkan Risiko Stroke!

Jangan Kebiasaan Tidur Siang 90 Menit, Bisa Tingkatkan Risiko Stroke!

Health | Kamis, 12 Desember 2019 | 20:29 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB