Manfaat Cuddle dari Sisi Kesehatan, Bisa Mengurangi Rasa Sakit!

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Minggu, 26 Januari 2020 | 20:20 WIB
Manfaat Cuddle dari Sisi Kesehatan, Bisa Mengurangi Rasa Sakit!

Suara.com - Cuddle atau pelukan adalah hal lumrah yang biasa dilakukan pada orang terdekat maupun tersayang. Secara universal, pelukan sendiri diyakini membuat seseorang merasa lebih nyaman dan baik.

Dari segi kesehatan, ternyata pelukan terbukti membuat kita lebih sehat dan lebih bahagia. Menurut para ilmuwan, manfaat pelukan melampaui perasaan hangat yang didapatkan ketika Anda memegang seseorang di lengan Anda. Dilansir dari Healthline, berikut manfaat cuddle atau pelukan dari sisi kesehatan.

1. Pelukan mengurangi stres dengan menunjukkan support
Ketika seorang teman atau anggota keluarga tertimpa sesuatu yang menyedihkan atau tidak menyenangkan, beri mereka pelukan. Para ilmuwan mengatakan bahwa memberikan dukungan kepada orang lain melalui sentuhan seperti pelukan dapat mengurangi stres mereka.

2. Pelukan dapat melindungi Anda dari penyakit
Efek pelukan yang mengurangi stres juga bisa membuat Anda lebih sehat. Dalam sebuah penelitian terhadap lebih dari 400 orang dewasa, para peneliti menemukan bahwa berpelukan dapat mengurangi kemungkinan seseorang jatuh sakit. Para peserta dengan banyak teman suportif lebih kecil kemungkinannya untuk sakit.

Pasangan kekasih berpelukan. (Unsplash/Niver Vega)
Pasangan kekasih berpelukan. (Unsplash/Niver Vega)

3. Pelukan bisa membuat Anda lebih bahagia
Oksitosin adalah zat kimia dalam tubuh kita yang kadang-kadang disebut "hormon pelukan" oleh para ilmuwan. Ini karena kadarnya meningkat ketika kita berpelukan, menyentuh atau duduk berdekatan dengan orang lain.

Oksitosin dikaitkan dengan kebahagiaan dan lebih sedikit stres. Para ilmuwan telah menemukan bahwa hormon ini memiliki efek kuat pada wanita. Oksitosin menyebabkan penurunan tekanan darah dan hormon stres norepinefrin.

Satu studi menemukan bahwa manfaat positif oksitosin paling kuat pada wanita yang memiliki hubungan yang lebih baik dan lebih sering berpelukan dengan pasangan asmara mereka. Wanita juga melihat efek positif oksitosin ketika mereka menggendong bayi mereka.

4. Pelukan dapat membantu mengurangi rasa sakit
Penelitian menunjukkan beberapa bentuk sentuhan mungkin mampu mengurangi rasa sakit. Dalam satu studi, orang-orang dengan fibromyalgia memiliki enam perawatan sentuhan terapi. Setiap perawatan melibatkan sentuhan ringan pada kulit. Para peserta melaporkan peningkatan kualitas hidup dan mengurangi rasa sakit. Memeluk adalah bentuk sentuhan lain yang dapat membantu mengurangi rasa sakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Agar Hubungan Lebih Bahagia, Coba Lakukan 6 Resolusi Sederhana Ini

Agar Hubungan Lebih Bahagia, Coba Lakukan 6 Resolusi Sederhana Ini

Lifestyle | Jum'at, 03 Januari 2020 | 20:00 WIB

5 Langkah Sederhana Mencintai Diri Sendiri, Kunci Kebahagiaan Lho

5 Langkah Sederhana Mencintai Diri Sendiri, Kunci Kebahagiaan Lho

Lifestyle | Senin, 30 Desember 2019 | 14:29 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB