Array

Obesitas atau Kegemukan? Dokter Gizi Bagikan Cara Hitung Indeks Massa Tubuh

Jum'at, 31 Januari 2020 | 09:10 WIB
Obesitas atau Kegemukan? Dokter Gizi Bagikan Cara Hitung Indeks Massa Tubuh
ilustrasi lelaki obesitas. (Shutterstock)

Suara.com - Obesitas atau Kegemukan? Dokter Gizi Bagikan Cara Hitung Indeks Massa Tubuh

Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memprediksi pada 2018 ada 2,3 miliar orang dewasa di dunia mengalami kelebihan berat badan dan 700 juta di antaranya mengalami obesitas.

Indonesia sendiri masuk urutan ke-5 di Asia Tenggara sebagai negara dengan jumlah obesitas terbanyak. Bahkan angka prevalensi meningkat drastis dalam 5 tahun terakhir.

Berdasarkan Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, prevalensi obesitas Indonesia mencapai 21,8 persen. Padahal pada 2013 hanya sebesar 14,8 persen.

Tapi, mirisnya jarang yang sadar kalau kita sudah masuk kategori obesitas, yang alhasil baru mendapat penanganan saat kondisinya memburuk. Lalu, bagaimana cara mengenalinya?

Dokter Spesialis Gizi Klinik Siloam Hospital Kebon Jeruk dr. Marya Warascesaria Haryono, Sp.GK menjelaskan cara mengeceknya bisa melalui metode perhitungan Indeks Massa Tubuh (IMT), dengan rumus perhitungan berat badan (kilogram) dibagi tinggi badan (meter). Lalu hasilnya dilihat apakah kurang dari 18,5 atau lebih dari 23.

"Jika hasil akhir perhitungan IMT Anda kurang dari 18,5 maka anda dianggap kekurangan berat badan. Sebaliknya jika hasilnya lebih dari 23 maka Anda dianggap kelebihan berat badan. Seseorang dinyatakan mengalami obesitas jika memiliki hasil perhitungan di antara 25 hingga 34,5. Selanjutnya seseorang mengalami obesitas ekstrem jika hasil IMT di atas 35," terang dr. Marya di RS Siloam, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (30/1/2020).

Di sisi lain Dokter Spesialis Bedah Siloam Hospital Kebon Jeruk Dr. dr. Wifanto Saditya Jeo, Sp.B-KBD menyebut bahwa obesitas bisa sangat berbahaya untuk perempuan, jika berat badan sudah lebih dari 30 kilogram dari berat badan ideal. Dan lebih dari 40 kilogram bagi laki-laki.

Ilustrasi berat badan. (sumber: Shutterstock)
Ilustrasi berat badan. (sumber: Shutterstock)

Selanjutnya kata Dr. Wifanto, obesitas termasuk golongan penyakit kronik yang bisa memengaruhi beberapa fungsi organ tubuh. Bahkan bisa memicu penyakit komplikasi yang sangat berbahaya bagi tubuh.

Baca Juga: Bukan Nasi Putih, Inilah Penyebab Kegemukan yang Sebenarnya

"Risiko komplikasi obesitas antara lain penyakit paru-paru, kolesterol tinggi, stroke, diabetes tipe 2, sesak napas, varises, aterosklerosis, hipertensi, asma, penyakit lambung, apnea tidur, penyakit batu empedu, disfungsi ereksi, gangguan menstruasi, gangguan ginjal, gangguan hati, sakit sendi, kanker usus, kanker rahim, kanker payudara hingga serangan jantung," ungkap Dr. Wifanto.

Jadi, kalau sudah diabetes maka yang harus dilakukan sesegera mungkin adalah serius mengatur pola makan, pengobatan, melakukan aktivitas fisik seperti olahraga, hingga upaya terakhir pembedahan metabolik yang disebut operasi bariatirik.

"Namun, apabila penurunan berat badan dengan pemberian obat-obatan, latihan fisik, dan cara lainnya masih belum bisa, solusinya adalah dengan pembedahan metabolik dan bariatrik," tutul Dr. Wifanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI