Akui Punya Reagen Virus Corona Wuhan, Balitbangkes: Sesuai Standar WHO

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 01 Februari 2020 | 05:25 WIB
Akui Punya Reagen Virus Corona Wuhan, Balitbangkes: Sesuai Standar WHO
Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)

Suara.com - Klaim Punya Reagen Virus Corona Wuhan, Balitbangkes: Sesuai Standar WHO

Kabar Indonesia yang tidak memiliki reagen virus Corona Wuhan membuat masyarakat cemas. Apalagi, kabar tersebut dimuat di negara tetangga Australia yang sudah memiliki kasus positif virus Corona.

Kabar ini langsung dibantah oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kemenkes RI, Dr. dr. Vivi Setiawaty, M.Biomed. Ia memastikan Indonesia sudah mampu dan memiliki alat pendeteksi novel corona virus sesuai standar yang ditetapkan WHO.

"Kami sudah memiliki, jadi WHO membuat list (peratalan pendeteksi) novel coronavirus, jadi sudah membuat ceklis yang bisa untuk memeriksa dan mendeteksi novel coronavirus ini. Dan sesuai dengan ceklist kita punya semuanya," ujar Dr. Vivi dalam konferensi pers di Gedung Sujudi, Kemenkes RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (31/1/2020).

Meski kategori virus terbilang baru, Dr. Vivi mengakui alat itu juga baru dimiliki Indonesia akhir tahun 2019, sesaat sebelum virus asal Wuhan, China itu merajalela. Mengingat virus ini baru, jadi wajar jika alat atau pendeteksi baru diterima di Indonesia.

"Itu sudah sejak Desember 2019 mesin sequencing sudah lama. Akhir Desember kita punya," jelas Dr.Vivi

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan, Balitbangkes Dr. dr. Vivi Setiawaty, M. Biomed. (Suara.com/Dini Afrianti)
Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan, Balitbangkes Dr. dr. Vivi Setiawaty, M. Biomed. (Suara.com/Dini Afrianti)

Adapun tatacara pengetesan, pasien diterima spesimennya berupa dahak, lalu dikondisikan dahak itu bisa diterima mesin pendeteksi, dengan diekstrasi lebih dulu.

"Dapatkan (hasil mesin pendeteksi) dulu baru direaksikan dengan reagen deteksi virus, kita reaksikan dengan novel corona ini," paparnya.

Tapi tentu saja kata Dr. Vivi proses harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Bahkan pengambilan sampel atau dalam hal ini spesimen dilakukan sebanyak dua kali, untuk memperkuat hasil. Standar ini juga telah ditetapkan Litbangkes guna memastikan hasil yang pasti.

baca juga

"Temen-temen bisa membayangkan, enggak bisa grabak grubuk agar satu spesimen dan lain tidak saling menkontaminasi. Kita bekerja sudah hati-hati sekali dan (yang bekerja) mempunyai sertifikat di bidang itu," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kata Kemenkes dan Balitbangkes soal Isu Sembunyikan Coronavirus Positif

Kata Kemenkes dan Balitbangkes soal Isu Sembunyikan Coronavirus Positif

Video | Jum'at, 31 Januari 2020 | 20:59 WIB

Bantah Tuduhan Netizen, Kemenkes: Tidak Ada Kasus Corona yang Disembunyikan

Bantah Tuduhan Netizen, Kemenkes: Tidak Ada Kasus Corona yang Disembunyikan

Health | Jum'at, 31 Januari 2020 | 20:30 WIB

Tangkal Virus Corona, Kemenkes Minta Rumah Sakit Siapkan Ruangan Isolasi

Tangkal Virus Corona, Kemenkes Minta Rumah Sakit Siapkan Ruangan Isolasi

Health | Jum'at, 31 Januari 2020 | 19:35 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB