25 Tahun Cuma Makan Daun Segar dan Kayu, Pria Ini Tak Pernah Jatuh Sakit!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 11 Februari 2020 | 11:06 WIB
25 Tahun Cuma Makan Daun Segar dan Kayu, Pria Ini Tak Pernah Jatuh Sakit!
Ilustrasi pohon. [shutterstock]

Suara.com - Anda mungkin tidak pernah membayangkan makan daun-daunan mentah selama puluhan tahun. Kebiasaan ini tentu akan membuat seseorang jatuh sakit atau kekurangan gizi.

Tetapi, hal ini justru tidak terjadi pada seorang pria di provinsi Punjab Pakistan. Mehmood Butt (50), seorang pria dari distrik Gujranwala ini tak pernah jatuh sakit meski hanya makan daun-daunan segar selama 25 tahun terakhir.

Sebelumnya, Mehmood Butt tidak memiliki pekerjaan. Karena itu, ia tidak bisa membeli makanan pokok dan memilih makan daun-daunan mentah sejak usia 25 tahun.

"Terlalu banyak keluarga saya yang mengalami kemiskinan. Semua kondisinya berada di luar batas dan sangat sulit bagi saya untuk makan. Jadi saya berpikir lebih baik makan kayu dan daun daripada mengemis di jalanan," ujar Mehmood dikutip dari huffingtonpost.in.

Karena itulah, Mehmood Butt justru semakin terbiasa makan kayu dan daun-daunan segar. Sehingga ia terus menjalani kehidupannya seperti itu sampai usia 50 tahun.

Ilustrasi kayu dan pepohonan
Ilustrasi kayu dan pepohonan (shutterstock)

"Makan kayu dan daun telah menjadi kebiasaan saya sekarang," kata Mehmood.

Bertahun-tahun kemudian, Mehmood pun mulai bekerja dan bisa memebli makanan pokok. Tetapi, Mehmood justru tetap memilih bertahan dengan kebiasaannya makan daun-daunan segar.

Namun, Mehmood Butt justru tidak pernah sakit meskipun puluhan tahun hanya makan daun-daunan segar. Padahal pekerjaan barunya cukup berat, yakni mengangkut barang dari satu tempat ke tempat lainnya dengan penghasilan sekitar Rp 100 ribu.

Biasanya, Mehmood Butt makan daun-daunan segar dan kayu dari pohon beringin, tali dan suck chain (pohon pakistan).

Walaupun Mehmood Butt mengaku tidak pernah sakit. Tetapi, tetangganya mengatakan kalau Mehmood belum pernah mengecek kondisi kesehatannya ke dokter.

"Dia (Mehmood) belum pernah mengunjungi dokter atau rumah sakit mana pun. Kami terkejut bagaimana seseorang tidak sakit meski hanya makan kayu selama ini," kata tetangga Mehmood Butt, Ghulam Mohammad.

Menurut Ghulam, Mehmood Butt biasanya akan menghentikan gerobak pengangkut barang-barangnya di mana saja lalu mengambil kayu dan daun untuk dimakan.

Karena kebiasaan aneh itu pula, Mehmood Butt menjadi terkenal di daerahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengintip Pembuatan Wayang dari Daun Singkong

Mengintip Pembuatan Wayang dari Daun Singkong

Foto | Minggu, 09 Februari 2020 | 06:45 WIB

Momen Kocak Grammy Awards 2020, Ada Daun Bayam Nyelip di Gigi Nick Jonas

Momen Kocak Grammy Awards 2020, Ada Daun Bayam Nyelip di Gigi Nick Jonas

Lifestyle | Selasa, 28 Januari 2020 | 08:00 WIB

Viral, Laundry di Bali Bungkus Pakaian Gunakan Daun Pisang

Viral, Laundry di Bali Bungkus Pakaian Gunakan Daun Pisang

Tekno | Kamis, 12 Desember 2019 | 15:00 WIB

Daun Teh Terbaik Indonesia Khusus untuk Ekspor, Benarkah?

Daun Teh Terbaik Indonesia Khusus untuk Ekspor, Benarkah?

Lifestyle | Rabu, 27 November 2019 | 18:48 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB