Bayi Suka Berbagi Makanan dengan Orang Lain, Bahkan saat Mereka Lapar

Yasinta Rahmawati

Sabtu, 15 Februari 2020 | 07:00 WIB
Bayi Suka Berbagi Makanan dengan Orang Lain, Bahkan saat Mereka Lapar
Ilustrasi bayi. (Shutterstock)

Suara.com - Kebanyakan orang yang sedang lapar biasanya akan langsung melahap makanan yang tersaji di depannya dan tak mau berbagi. Namun sepertinya orang dewasa harus belajar pada bayi soal berbagi makanan.

Dilansir dari People, dalam sebuah studi baru yang dilakukan oleh Learning & Brain Sciences (I-LABS), University of Washington.

Para peneliti menetapkan bahwa bayi berusia 19 bulan akan memberikan makanan mereka kepada orang asing, bahkan ketika mereka sendiri sedang lapar.

Temuan yang diterbitkan pada 4 Februari di Nature Scientific Reports Group, menunjukkan bahwa bayi pada usia tertentu cenderung terlibat dalam perilaku altruistik, yang sering dimulai dengan pengalaman sosial awal mereka.

"Kami pikir altruisme itu penting untuk dipelajari karena itu adalah salah satu aspek paling khas dari menjadi manusia. Itu adalah bagian penting dari tatanan moral masyarakat," kata Rodolfo Cortes Barragan, seorang peneliti pascadoktoral di I-LABS dan penulis utama studi ini.

"Kami orang dewasa saling membantu ketika kami melihat orang lain membutuhkan dan kami melakukan ini bahkan jika ada biaya untuk diri sendiri. Jadi kami menguji akar ini pada bayi," jelasnya.

Ilustrasi bayi. (Pixabay)
Ilustrasi bayi. (Pixabay)

Untuk memeroleh temuan mereka, para peneliti mengambil hampir 100 bayi pada usia yang sama dan mengamati bagaimana mereka berperilaku ketika bermacam-macam buah, termasuk pisang, anggur, blueberry dan stroberi disajikan di depan mereka.

Dalam percobaan pertama, 58 persen bayi mengambil buah dan menyerahkannya kepada peneliti yang memohon. Di kelompok lain, di mana peneliti tidak melakukan upaya fisik untuk meraih buah, hanya 4 persen bayi yang berusaha membantu.

Sementara mayoritas bayi jelas menunjukkan sikap altruisme, para peneliti bertanya-tanya apakah ini akan tetap menjadi kasus ketika anak-anak lapar.

Maka mereka melakukan percobaan kedua, membawa sekelompok anak yang berbeda, semuanya dengan usia yang sama, tepat sebelum waktu makan yang dijadwalkan.

Sekali lagi, peneliti melihat perilaku sama. Sebanyak 37 persen bayi menawarkan buah kepada peneliti yang membutuhkan. Sementara itu, kelompok lain di mana tidak ada upaya dilakukan untuk mencapai makanan, tidak ada bayi yang berusaha membantu.

"Bayi-bayi dalam penelitian kedua ini melihat dengan penuh kerinduan pada buah itu, dan kemudian mereka memberikannya!" Andrew Meltzoff, co-direktur I-LABS, mengatakan dalam siaran pers. "Kami pikir ini menangkap semacam bantuan altruistik versi bayi."

Ilustrasi bayi. (Pixabay)
Ilustrasi bayi. (Pixabay)

Dengan temuan mengejutkan ini, tim I-LABS mengatakan mereka berharap dapat mempelajari lebih banyak informasi, khususnya tentang "faktor perkembangan, evolusi, dan sosial-kognitif yang berkontribusi pada aktivitas altruistik ini" sehingga dapat berdampak positif di masa depan.

"Kami pikir keluarga dan pengalaman sosial tertentu membuat perbedaan, dan penelitian lanjutan akan diinginkan untuk lebih memahami apa yang memaksimalkan ekspresi altruisme pada anak-anak," kata Barragan dalam siaran pers.

"Jika kita dapat menemukan cara mempromosikan altruisme anak-anak kita, ini bisa menggerakkan kita menuju masyarakat yang lebih peduli."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Perlu Khawatir, Sulit Tidur Bisa Jadi Tanda Perkembangan Bayi Normal

Tak Perlu Khawatir, Sulit Tidur Bisa Jadi Tanda Perkembangan Bayi Normal

Health | Kamis, 13 Februari 2020 | 19:00 WIB

Digigit Ular saat Tidur, Balita di Cirebon Meninggal Setelah Koma 5 Hari

Digigit Ular saat Tidur, Balita di Cirebon Meninggal Setelah Koma 5 Hari

Jabar | Kamis, 13 Februari 2020 | 13:53 WIB

Viral Guru Gendong Bayi Lewati Jalan Berlumpur Demi Mengajar di Sekolah

Viral Guru Gendong Bayi Lewati Jalan Berlumpur Demi Mengajar di Sekolah

News | Kamis, 13 Februari 2020 | 14:00 WIB

Terkini

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB