GERD Dituduh Sebabkan Serangan Jantung, Dokter: Hoax!

Risna Halidi | Frieda Isyana Putri | Suara.com

Kamis, 20 Februari 2020 | 15:35 WIB
GERD Dituduh Sebabkan Serangan Jantung, Dokter: Hoax!
Ilustrasi serangan jantung. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Baru-baru ini ramai menjadi perdebatan netizen terkait GERD yang dituduh bisa menyebabkan masalah serangan jantung. Menurut ahli jantung dan pembuluh darah dr Ario Suryo Kuncoro, SpJP, hal tersebut tidak benar adanya alias hoax.

"Hoax tuh. Saya sudah baca, emang nggak jelas tuh, ngaco. GERD kan masalah dari lambung sebenarnya," tutur dr Ario saat ditemui di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2020).

GERD atau gastroesophageal reflux disease merupakan sebuah penyakit yang terjadi saat asam lambung naik (heartburn) ke saluran makan atau pencernaan atas hingga dapat mengiritasi dinding dalam lambung.

Asam lambung naik biasanya terjadi akibat otot spinchter lambung yang mengalami gangguan. Otot sphincter sendiri merupakan otot melingkar yang mempertahankan penyempitan bagian tubuh alami dan berfungsi melemaskan sesuai fungsi fisiologis normal.

Masalah GERD yang umumnya dikenal dengan istilah refluks asam ini biasanya terindikasi pada seseorang yang mengalami heartburn lebih dari dua kali dalam seminggu.

dr Ario Suryo Kuncoro menjelaskan tak ada hubungannya antara GERD dan serangan jantung di Jakarta. (Suara.com/ Frieda)
dr Ario Suryo Kuncoro menjelaskan tak ada hubungannya antara GERD dan serangan jantung di Jakarta. (Suara.com/ Frieda)

Klaim di media sosial yang menyatakan GERD menyebabkan serangan jantung, disebut-sebut karena asam lambung yang naik akan langsung mengenai jantung. Namun dr Ario membantah hal tersebut dan mengatakan tidak benar adanya dan tidak mungkin terjadi.

Sebab, lanjut dr Ario, jantung dan saluran pencernaan berada di tempat berbeda dengan jarak yang cenderung jauh. Sehingga sudah pasti saat terjadi GERD, asam lambung yang naik tidak akan mengenai jantung atau bahkan menyebabkan serangan jantung.

"Mestinya sih tidak akan sampai jantung secara langsung. Tetapi memang itu keluhannya seperti orang yang kena serangan jantung," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Guru Besar FKUI: Tidak Ada Hubungannya GERD dengan Serangan Jantung

Guru Besar FKUI: Tidak Ada Hubungannya GERD dengan Serangan Jantung

Health | Kamis, 20 Februari 2020 | 13:52 WIB

Haru, Pesan Terakhir Adik Kandung Buat Ashraf Sinclair

Haru, Pesan Terakhir Adik Kandung Buat Ashraf Sinclair

Entertainment | Kamis, 20 Februari 2020 | 11:01 WIB

Viral GERD Jadi Trending Topic di Twitter, Ini Fakta Penyakit Asam Lambung

Viral GERD Jadi Trending Topic di Twitter, Ini Fakta Penyakit Asam Lambung

Health | Kamis, 20 Februari 2020 | 11:00 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB