Diet Mediterania Dapat Membantu Menjauhkan Gejala Menopause

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 21 Februari 2020 | 08:00 WIB
Diet Mediterania Dapat Membantu Menjauhkan Gejala Menopause

Suara.com - Diet sehat yang kaya buah-buahan dan sayuran seperti diet mediterania diketahui bermanfaat bagi tubuh dalam banyak hal. Sekarang sebuah studi baru menunjukkan bahwa itu mungkin juga berperan dalam mengurangi berbagai gejala menopause.

Dilansir dari Medical Express, hasil studi tersebut dipublikasikan secara online di Menopause, jurnal The North American Menopause Society (NAMS).

Meskipun terapi hormon telah terbukti menjadi metode yang dapat diterima untuk pengobatan gejala-gejala yang berhubungan dengan menopause bagi banyak wanita, pencarian untuk opsi-opsi perawatan nonfarmakologis sedang berlangsung, terutama untuk wanita dengan faktor - faktor risiko tertentu dan mereka yang bukan kandidat untuk terapi hormon.

Secara khusus, telah ada fokus pada identifikasi faktor gaya hidup yang dapat dimodifikasi yang dapat mencegah atau mengurangi gejala menopause.

Studi sebelumnya menunjukkan bahwa faktor makanan mungkin memainkan peran penting dalam produksi estrogen, metabolisme dan pada akibatnya meminimalisir gejala menopause.

Ilustrasi menu diet Mediterania, salad sayur. (Shutterstock)
Ilustrasi menu diet Mediterania, salad sayur. (Shutterstock)

Secara khusus, konsumsi buah-buahan atau diet Mediterania, yang ditandai dengan kandungan sayuran, buah-buahan, sereal, dan kacang-kacangan yang tinggi, dikaitkan dengan lebih sedikit gejala dan keluhan menopause.

Studi baru ini selangkah lebih maju dalam melihat buah dan sayuran tertentu serta pengaruhnya terhadap berbagai gejala menopause.

Para peneliti menyimpulkan bahwa meskipun beberapa subkelompok buah dan sayuran memiliki hubungan terbalik dengan gejala menopause, asupan yang lebih tinggi dari subkelompok lain tampaknya terkait dengan masalah urogenital yang lebih banyak.

Buah jeruk, misalnya, disebut memiliki efek buruk pada skor urogenital dibandingkan dengan jenis buah lainnya, seperti sayuran berdaun hijau atau kuning gelap dibandingkan dengan sayuran lainnya.

baca juga

Hasil studi muncul dalam artikel "Asupan buah dan sayuran yang lebih tinggi terkait dengan lebih sedikit gejala menopause : studi cross-sectional."

"Studi cross-sectional kecil ini memberikan beberapa bukti awal mengenai pengaruh asupan buah dan sayuran pada gejala menopause. Ada banyak bukti bahwa diet sehat yang kaya buah-buahan dan sayuran memiliki efek menguntungkan pada kesehatan dalam berbagai cara, tetapi tambahan studi diperlukan untuk menentukan apakah berbagai gejala menopause dapat dipengaruhi oleh pilihan makanan, "kata Dr. Stephanie Faubion, direktur medis NAMS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Menopause Dini Tingkatkan Risiko Penyakit Kronis Pada Perempuan

Studi: Menopause Dini Tingkatkan Risiko Penyakit Kronis Pada Perempuan

Health | Kamis, 23 Januari 2020 | 18:05 WIB

Terbaru, Tes Darah Disebut Bisa Memprediksi Waktu Menopause

Terbaru, Tes Darah Disebut Bisa Memprediksi Waktu Menopause

Health | Kamis, 23 Januari 2020 | 10:56 WIB

Fakta Hamil Jelang Menopause, Alasan Sulit Klimaks Setiap Hubungan Seks

Fakta Hamil Jelang Menopause, Alasan Sulit Klimaks Setiap Hubungan Seks

Health | Minggu, 19 Januari 2020 | 19:57 WIB

Terkini

Kalah dari Arsenal, Calvin Verdonk Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Tampil di Liga Champions

Kalah dari Arsenal, Calvin Verdonk Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Tampil di Liga Champions

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Misteri Bau Menyengat di Kontrakan Pagelaran Terkuak: Wanita Ditemukan Tak Bernyawa di Kasur

Misteri Bau Menyengat di Kontrakan Pagelaran Terkuak: Wanita Ditemukan Tak Bernyawa di Kasur

Lampung | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Rupiah Berbalik Melemah Paling Dalem di Asia, Dolar AS Naik Dekati Rp17.917

Rupiah Berbalik Melemah Paling Dalem di Asia, Dolar AS Naik Dekati Rp17.917

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Rekomendasi Mobil Murah untuk Pekerja Bergaji UMP Jakarta

Rekomendasi Mobil Murah untuk Pekerja Bergaji UMP Jakarta

Otomotif | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pakar Lingkungan UGM: Keputusan Karhutla Bukan Bencana Nasional Adalah Kekonyolan

Pakar Lingkungan UGM: Keputusan Karhutla Bukan Bencana Nasional Adalah Kekonyolan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:23 WIB

Persib Dapat Keuntungan di ACL 2, The Cong Viettel Diterpa Krisis Pemain

Persib Dapat Keuntungan di ACL 2, The Cong Viettel Diterpa Krisis Pemain

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Asap Tak Kenal Retorika: Menguji Keseriusan Pemerintah Menangani Karhutla

Asap Tak Kenal Retorika: Menguji Keseriusan Pemerintah Menangani Karhutla

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:20 WIB

8.093 Berkas Sertifikat Tanah Warga Jakarta Mandek, DPRD Desak Percepatan Penyelesaian

8.093 Berkas Sertifikat Tanah Warga Jakarta Mandek, DPRD Desak Percepatan Penyelesaian

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:16 WIB

Sekolah di Pekanbaru PJJ Lagi, Imbas Kabut Asap Tak Kunjung Hilang

Sekolah di Pekanbaru PJJ Lagi, Imbas Kabut Asap Tak Kunjung Hilang

Riau | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:11 WIB

Mengapa Pemerintah Tidak Menetapkan Karhutla sebagai Bencana Nasional?

Mengapa Pemerintah Tidak Menetapkan Karhutla sebagai Bencana Nasional?

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:10 WIB

×