Bikin Minder, Ini 5 Penyebab Gusi Hitam

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Jum'at, 21 Februari 2020 | 15:00 WIB
Bikin Minder, Ini 5 Penyebab Gusi Hitam
Ilustrasi masalah gusi. (Shutterstock)

Suara.com - Setiap orang memiliki warna gusi yang berbeda, berkisar dari warna merah mudah hingga coklat dan hitam. Gusi hitam sendiri dapat disebabkan oleh kondisi medis, obat-obatan, merokok atau faktor gaya hidup lainnya.

Di sisi lain, perubahan warna gusi dapat mengindikasikan masalah kesehatan yang mendasarinya, sehingga seseorang harus berbicara dengan dokter untuk menentukan penyebabnya.

Dilansir dari Medical News Today, ada berbagai kondisi penyebab gusi hitam, yakni:

1. Melanin
Tubuh secara alami menghasilkan melanin, zat yang memberi warna pada kulit, rambut, dan mata. Semakin banyak melanin dalam tubuh seseorang, semakin gelap rambut, kulit, atau matanya. Gusi coklat tua atau hitam mungkin disebabkan oleh seseorang yang memiliki lebih banyak melanin di dalam tubuhnya.

2. Merokok
Merokok dapat menyebabkan gusi berubah warna. Ini dikenal sebagai melanosis perokok. Sel khusus dalam tubuh yang disebut melanosit membuat melanin. Nikotin dalam tembakau dapat menyebabkan melanosit menghasilkan lebih banyak melanin daripada biasanya. Gusi bisa menjadi lebih coklat atau hitam.

3. Pengobatan
Minocycline digunakan untuk mengobati jerawat dan beberapa infeksi, seperti klamidia. Efek samping yang jarang dari minocycline adalah pigmentasi atau perubahan warna, yang kadang-kadang dapat terjadi di mulut. Seseorang harus berbicara dengan dokter mereka tentang perubahan warna yang disebabkan oleh obat-obatan, karena obat-obatan alternatif mungkin tersedia.

4. Gingivitis ulseratif nekrotikans akut
Dikenal juga sebagai mulut parit. Ini menyebabkan demam, gusi yang menyakitkan dan napas berbau tidak sedap. Infeksi dapat menyebabkan gusi hitam atau abu-abu jika lapisan jaringan mati menumpuk di atas gusi. Mulut parit disebabkan oleh pertumbuhan bakteri yang cepat di mulut, biasanya karena radang gusi.

5. Memar
Memakan sesuatu dengan ujung yang tajam dan bahkan menyikat gigi terlalu keras dapat membuat gusi Anda memar, dikutip dari Healthline. Memar pada gusi biasanya berwarna merah tua atau ungu, tetapi bisa juga berwarna coklat tua atau hitam. Anda juga mungkin mengalami pendarahan ringan dan rasa sakit selain memar. Memar biasanya sembuh sendiri tanpa perawatan medis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jika Alami Gejala Ini, Tandanya Anda Harus Segera Berhenti Makan Pedas

Jika Alami Gejala Ini, Tandanya Anda Harus Segera Berhenti Makan Pedas

Health | Sabtu, 11 Januari 2020 | 14:16 WIB

Kenali Dislipidemia, Masalah Kesehatan yang Banyak Dialami Perempuan Minang

Kenali Dislipidemia, Masalah Kesehatan yang Banyak Dialami Perempuan Minang

Health | Kamis, 09 Januari 2020 | 20:14 WIB

Stres Memengaruhi Kondisi Tubuh, Apakah Bisa Memicu Kanker?

Stres Memengaruhi Kondisi Tubuh, Apakah Bisa Memicu Kanker?

Health | Senin, 06 Januari 2020 | 11:00 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB