Mirip Wuhan, Kota Cheongdo dan Daegu di Korea Selatan Kosong Bak Kota Hantu

M. Reza Sulaiman

Sabtu, 22 Februari 2020 | 16:37 WIB
Mirip Wuhan, Kota Cheongdo dan Daegu di Korea Selatan Kosong Bak Kota Hantu
Kota Daegu dan Cheongdo kosong karena virus Corona Covid-19. (AFP/Jung Yeon Je)

Suara.com - Mirip Wuhan, Kota Cheongdo dan Daegu di Korea Selatan Kosong Bak Kota Hantu

Korea Selatan mengalami lonjakan pasien virus Corona Covid-19 secara drastis, setelah laporan terbaru menyatakan ada 100 kasus baru yang terjadi.

Dilansir CNN, Perdana Menteri Chung Sye Kyun secara resmi menyebut kota Daegu dan Cheongdo sebagai Zona Perawatan Spesial, yang membuat suasana di dua kota tersebut kosong melompong bak kota hantu.

Daegu merupakan kota terbesar ke-empat di Korea Selatan, dengan jumlah populasi 2,5 juta penduduk. Warga kota Daegu dan Cheongdo diminta untuk tidak bepergian keluar rumah untuk menghindari penularan virus Corona Covid-19 ini.

Warga juga diminta untuk mengenakan masker setiap saat ketika keluar rumah dan menggunakan sabun atau antiseptik untuk mencuci tangan. Akibat imbauan ini, jalanan kota Daegu terlihat sepeti dan kosong melompong.

Dugaan kuat tentang penyebab lonjakan drastis ini ditujukan pada sebuah perkumpulan rohani beranggotakan 9.000 orang. Mereka diminta untuk melakukan karantina mandiri karena dinilai memiliki potensi tertinggi menularkan virus Corona Covid-19 ke populasi umum.

Penyebaran diduga terjadi setelah acara pemakaman salah satu tokoh pada 31 Januari sampai 2 Februari. Diketahui, sudah ada dua orang korban meninggal dunia karena virus Corona Covid-19 di perkumpulan rohani ini.

Selain menutup kota Daegu dan Cheongdo, pemerintah juga menutup seluruh pangkalan militer setelah 3 orang tentara dinyatakan positif mengidap virus Corona Covid-19.

Kota Daegu dan Cheongdo kosong karena virus Corona Covid-19. (AFP/Jung Yeon Je)
Kota Daegu dan Cheongdo kosong karena virus Corona Covid-19. (AFP/Jung Yeon Je)

Sebelumnya dilaporkan, laman Worldmeters.info menyebut sudah lebih dari 2.360 orang meninggal dan 77.816 positif terinfeksi.

baca juga

Kematian terbesar masih terjadi di China, dengan 109 kematian baru bertambah sejak kemarin.

Kabar buruk datang dari Korea Selatan yang melaporkan adanya 137 kasus positif virus Corona Covid-19 baru, sehingga total kasus menjadi 346 orang. Hal ini membuat Korea Selatan menjadi negara terbanyak kasus Corona Covid-19 di luar China.

Dua kematian baru juga dilaporkan di Iran, membuat total kematian menjadi 4 orang, menjadikannya negara dengan kematian terbanyak di luar China.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Takut Virus Corona Covid-19, Penumpang Ini Naik Pesawat Dibungkus Plastik

Takut Virus Corona Covid-19, Penumpang Ini Naik Pesawat Dibungkus Plastik

Lifestyle | Sabtu, 22 Februari 2020 | 16:00 WIB

Update Virus Corona Covid-19: 2.360 Orang Meninggal, 77.816 Terinfeksi

Update Virus Corona Covid-19: 2.360 Orang Meninggal, 77.816 Terinfeksi

Health | Sabtu, 22 Februari 2020 | 13:26 WIB

Ilmuwan Buat Peta 3D Pertama dari Protein Utama Corona Covid-19

Ilmuwan Buat Peta 3D Pertama dari Protein Utama Corona Covid-19

Tekno | Sabtu, 22 Februari 2020 | 08:22 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×