Kekenyangan Bikin Kembung dan Sakit Perut, Begini Cara Mudah Mengatasinya

Kamis, 05 Maret 2020 | 15:09 WIB
Kekenyangan Bikin Kembung dan Sakit Perut, Begini Cara Mudah Mengatasinya
Ilustrasi perut kekenyangan. (Shutterstock)

Suara.com - Sebagian besar orang tentu pernah merasa kekenyangan hingga menyebabkan sedikit sulit bernapas. Umumnya ini terjadi karena perut 'meregang' melebihi kapasitas biasanya, menyebabkan gejala sakit perut, kembung, gangguan pencernaan atau mual.

Bisa juga Anda mengalami mulas akibat tekanan pada sfingter yang memisahkan lambung dan kerongkongan.

Anda dapat mengatasi hal ini, yaitu dengan melakukan hal di bawah ini yang dilansir dari Insider.

1. Berjalan

Berjalan membuat perut Anda lebih cepat kosong, meski mungkin tidak membantu dalam mengurangi kembung atau kekenyangan. Namun, ketika isi perutmu kosong secara cepat, dapat mencegah mulas atau asam lambung naik.

"Jangan berharap membakar semua kalori dari makanan yang Anda baru saja makan (setelah berjalan-jalan), tapi aktivitas fisik kemungkinan dapat membantu pencernaan Anda," kata Kristen Smith, juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics.

Ilustrasi (Foto: shutterstock)
Ilustrasi kembung setelah makan (Foto: shutterstock)

2. Minum air putih atau minuman rendah kalori

Ketika makan dalam porsi banyak, secara tidak sadar Anda juga mengonsumsi natrium dalam jumlah besar. Minum air putih dapat membantu mengeluarkan sedikit natrium dari makanan yang Anda makan, kata Smith.

Namun jangan minum terlalu banyak karena justru dapat membuat perut makin kembung dan menyebabkan sakit perut.

Baca Juga: Ini Mengapa Kekenyangan Bikin Anda Mengantuk

3. Jangan berbaring

Perut akan lebih cepat kosong ketika Anda duduk tegak. Berbaring setelah makan justu dapat membuat Anda cenderung mengalami refluks asam karena memberi tekanan pada otot yang biasanya menjaga asam lambung 'di tempatnya'.

4. Jangan panik

Usahakan untuk tidak stres jika Anda makan berlebihan, terutama ketika baru saja mengalaminya.

"Cobalah untuk menghindari kemungkinan perasaan bersalah setelah makan terlalu banyak," saran Smith.

Ia menambahkan, perasaan bersalah setelah makan berlebihan dapat menyebabkan kebiasaan makan yang tidak sehat atau tidak teratur dari waktu ke waktu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI