Kekenyangan Bikin Kembung dan Sakit Perut, Begini Cara Mudah Mengatasinya

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Kekenyangan Bikin Kembung dan Sakit Perut, Begini Cara Mudah Mengatasinya
Ilustrasi perut kekenyangan. (Shutterstock)

Kekenyangan umumnya terjadi karena perut 'meregang' melebihi kapasitas biasanya.

Suara.com - Sebagian besar orang tentu pernah merasa kekenyangan hingga menyebabkan sedikit sulit bernapas. Umumnya ini terjadi karena perut 'meregang' melebihi kapasitas biasanya, menyebabkan gejala sakit perut, kembung, gangguan pencernaan atau mual.

Bisa juga Anda mengalami mulas akibat tekanan pada sfingter yang memisahkan lambung dan kerongkongan.

Anda dapat mengatasi hal ini, yaitu dengan melakukan hal di bawah ini yang dilansir dari Insider.

1. Berjalan

Berjalan membuat perut Anda lebih cepat kosong, meski mungkin tidak membantu dalam mengurangi kembung atau kekenyangan. Namun, ketika isi perutmu kosong secara cepat, dapat mencegah mulas atau asam lambung naik.

"Jangan berharap membakar semua kalori dari makanan yang Anda baru saja makan (setelah berjalan-jalan), tapi aktivitas fisik kemungkinan dapat membantu pencernaan Anda," kata Kristen Smith, juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics.

Ilustrasi (Foto: shutterstock)
Ilustrasi kembung setelah makan (Foto: shutterstock)

2. Minum air putih atau minuman rendah kalori

Ketika makan dalam porsi banyak, secara tidak sadar Anda juga mengonsumsi natrium dalam jumlah besar. Minum air putih dapat membantu mengeluarkan sedikit natrium dari makanan yang Anda makan, kata Smith.

Namun jangan minum terlalu banyak karena justru dapat membuat perut makin kembung dan menyebabkan sakit perut.

3. Jangan berbaring

Perut akan lebih cepat kosong ketika Anda duduk tegak. Berbaring setelah makan justu dapat membuat Anda cenderung mengalami refluks asam karena memberi tekanan pada otot yang biasanya menjaga asam lambung 'di tempatnya'.

4. Jangan panik

Usahakan untuk tidak stres jika Anda makan berlebihan, terutama ketika baru saja mengalaminya.

"Cobalah untuk menghindari kemungkinan perasaan bersalah setelah makan terlalu banyak," saran Smith.

Ia menambahkan, perasaan bersalah setelah makan berlebihan dapat menyebabkan kebiasaan makan yang tidak sehat atau tidak teratur dari waktu ke waktu.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS