ABG Bunuh Bocah Terinspirasi dari Film, Ketahui Batasan Tontonan Anak!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 09 Maret 2020 | 10:22 WIB
ABG Bunuh Bocah Terinspirasi dari Film, Ketahui Batasan Tontonan Anak!
Barang bukti berupa catatan dan gambar pelaku saat ditampilkan di Polres MetroJakarta Pusat, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pelaku pembunuhan bocah 6 tahun di Sawah Besar, NF (15) masih dalam proses pemeriksaan kejiwaan. Sebelumnya dikabarkan, NF melakukan tindakan sadisnya itu karena sudah lama menahan hasrat ingin membunuh.

NF melakukan pembunuhan itu karena terinspirasi dari film Chucky dan Slender Man. Kedua film tersebut menampilkan adegan horor dan menyakiti orang, terutama anak-anak.

"Tersangka ini sering menonton film horor. Salah satunya Chucky, Slender Man. Film favorit pelaku Slender Man film tentang pembunuhan remaja,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolrestro Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2020).

Bahkan NF pun merasa puas dan tidak menyesal setelah melakukan pembunuhan terhadap bocah 6 tahun. Karena itu, polisi perlu memeriksa kondisi psikologis NF oleh dokter ahli.

Di samping itu, kasus pembunuhan oleh NF ini mestinya menjadi pembelajaran bagi semua orangtua. Orangtua perlu menyadari bahwa anak belajar dengan cara meniru apapun yang dilihatnya, baik dari interaksi sosial, kehidupan keluarga hingga tayangan film atau TV.

Karena, jaringan otak yang mendukung pembelajaran interaktifnya sudah mulai berkembang sejak lahir. Sehingga orangtua tidak hanya perlu menjaga sikap dan menciptakan lingkungan yang baik, tetapi juga perlu mengawasi tontonan anak sejak kecil.

Salah satu gambar penyiksaan yang digambar di buku harian pelaku saat ditampilkan di Polres MetroJakarta Pusat, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3). [Suara.com/Alfian Winanto]
Salah satu gambar penyiksaan yang digambar di buku harian pelaku saat ditampilkan di Polres MetroJakarta Pusat, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3). [Suara.com/Alfian Winanto]

Umumnya dilansir oleh Hello Sehat, dokter spesialis anak dan pakar kesehatan anak dari seluruh dunia sepakat bahwa durasi nonton TV atau film yang ideal untuk anak usia 2 tahun ke bawah harus kurang dari 1 jam setiap hari.

Sedangkan, anak-anak usia 2 tahun ke atas maksimal menonton TV atau film selama 2 jam per hari. Karena, kelamaan menonton TV atau film bisa menyebabkan dampak buruk bagi anak.

Anak yang menonton TV atau film lebih daru 4 jam per hari, biasanya mengalami obesitas. Sebab, mereka akan cenderung mengemil sambil duduk menonton tayangan TV atau film selama berjam-jam.

baca juga

Selain obesitas, anak juga berisiko menderita penyakit kronis lain, seperti diabetes dan jantung ketika tumbuh dewasa.

Stusi dalam Urban Child's Institute telah menunjukkan bahwa terlalu banyak menonton TV atau film tidak hanya berdampak negatif pada kesehatan anak, tetapi juga perkembangan perilakunya.

Karena, tayangan kartun anak yang memperlihatkan adegan kekerasan juga berisiko memicu perilaku agresif pada anak. Kebiasaan menonton film kartun kekerasan juga mungkin membuat anak tumbuh menjadi antisosial dan psikopati.

Apalagi anak kecil belum bisa membedakan mana yang benar dan salah. Sehingga tayangan TV atau film yang memperlihatkan kekerasan, pertengkaran hingga pelecehan seksual bisa menanamkan pemikiran pada anak di bawah umur bahwa itu hal wajar atau normal.

Pada akhirnya, anak dengan rasa ingin tahu tinggi bisa meniru adegan dalam film di kehidupan nyata. Oleh sebab itu, orangtua perlu menyortir tontonan anak sejak dini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta Makan, Ibu Tega Tikam dan Penggal Kepala Putri Kandungnya yang Balita

Minta Makan, Ibu Tega Tikam dan Penggal Kepala Putri Kandungnya yang Balita

News | Minggu, 08 Maret 2020 | 15:17 WIB

Menonton Film Horor Sadis Picu Anak Melakukan Kekerasan? Studi: Belum Tentu

Menonton Film Horor Sadis Picu Anak Melakukan Kekerasan? Studi: Belum Tentu

Health | Minggu, 08 Maret 2020 | 09:44 WIB

Jerat Gadis Pembunuh di Sawah Besar, Polisi Gunakan UU Peradilan Anak

Jerat Gadis Pembunuh di Sawah Besar, Polisi Gunakan UU Peradilan Anak

News | Minggu, 08 Maret 2020 | 07:12 WIB

Terkini

Citra Koperasi Dirombak, Regenerasi Ada di Tangan Gen Z

Citra Koperasi Dirombak, Regenerasi Ada di Tangan Gen Z

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:29 WIB

Bikin Jenderal Cengar-cengir, Prabowo Tanya Panglima TNI dan Kapolri Soal Potong Anggaran: Rela?

Bikin Jenderal Cengar-cengir, Prabowo Tanya Panglima TNI dan Kapolri Soal Potong Anggaran: Rela?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:28 WIB

Tak Sekadar Antar BBM, Truk Tangki Pertamina Dipantau 24 Jam Nonstop

Tak Sekadar Antar BBM, Truk Tangki Pertamina Dipantau 24 Jam Nonstop

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:26 WIB

Ketimpangan Jejak Karbon: Emisi Orang Kaya di Balik Kampanye Go Green

Ketimpangan Jejak Karbon: Emisi Orang Kaya di Balik Kampanye Go Green

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:25 WIB

Belajar dari Alam, Puluhan Anak Desa Lemo Rasakan Serunya Menjadi Petani Sehari

Belajar dari Alam, Puluhan Anak Desa Lemo Rasakan Serunya Menjadi Petani Sehari

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:22 WIB

Seberapa Besar Kontribusi Ajang MotoGP ke Perekonomian

Seberapa Besar Kontribusi Ajang MotoGP ke Perekonomian

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:19 WIB

Bursa Mineral Segera Meluncur, OJK Buka Lowongan Kerja

Bursa Mineral Segera Meluncur, OJK Buka Lowongan Kerja

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:14 WIB

Kata-kata Justin Hubner Yakinkan Ole Romeny Mudik ke Liga Belanda Bersama Fortuna Sittard

Kata-kata Justin Hubner Yakinkan Ole Romeny Mudik ke Liga Belanda Bersama Fortuna Sittard

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:07 WIB

Gary Neville Kritik Taktik dan Komentar Tuchel soal 'DNA Inggris' Usai Tersingkir dari Piala Dunia

Gary Neville Kritik Taktik dan Komentar Tuchel soal 'DNA Inggris' Usai Tersingkir dari Piala Dunia

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:06 WIB

MBG Berpotensi Lebih Menguntungkan Tengkulak daripada Petani

MBG Berpotensi Lebih Menguntungkan Tengkulak daripada Petani

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:06 WIB

×