Jokowi Minum Ramuan dari Temulawak, Ketahui Manfaatnya untuk Cegah Corona!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 15 Maret 2020 | 14:19 WIB
Jokowi Minum Ramuan dari Temulawak, Ketahui Manfaatnya untuk Cegah Corona!
Presiden Joko Widodo (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Di tengah wabah virus corona Covid-19, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku lebih sering mengonsumsi ramuan herbal dari temulawak, jahe, serai, kunyit atau empon-empon.

Sebelumnya, Jokowi sudah rutin minum ramuan herbal ini satu kali sehari. Tetapi, sekarang Jokowi meminumnya sebanyak 3 kali sehari, yakni pagi, sore dan malam.

"Saya kan setiap hari minum itu temulawak jahe, serai kunyit, saya campur pagi saya minum hanya pagi-pagi saja. Sekarang karena ada corona, saya minumnya pagi siang malam," ujar Jokowi saat sambutan Peresmian Pembukaan The 2nd Asian Agriculture & Food Forum (ASAFF) Tahun 2020 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (12/3/2020).

Bahkan, pihak Istana Kepresidenan tidak lagi menyuguhkan minuman teh untuk tamu-tamunya, melainkan ramuan herbal yang biasa dikonsumsi Jokowi.

Perlu diketahui temulawak adalah obat herbal yang bentuk dan warnanya hampir mirip dengan kunyit. Temulawak berwarna kuning muda dan memiliki akar rimpang.

Temulawak yang memiliki nama lain curcuma xanthorrhiza bermanfaat sebagai obat herbal, penyedap masakan, minuman dan pewarna alami untuk makanan dan kosmetik.

Ilustrasi Temulawak [shutterstcok]
Ilustrasi Temulawak [shutterstcok]

Bumbu dapur temulawak yang biasanya dikonsumsi Presiden Jokowi ini memiliki banyak manfaat kesehatan seperti dilansir oleh Hello Sehat, antara lain:

1. Mengatasi masalah sistem pencernaan

Para ahli mengatakan temulawak bermanfaat untuk mengatasi perut kembung, membantu pencernaan yang tidak lancar dan meningkatkan nafsu makan.

Studi dalam jurnal Clinical Gastroenterology and Hepatology menyarankan orang yang mengalami peradangan usus untuk mengonsumsi temulawak. Karena, bumbu dapaur ini bisa mempercepat penyembuhan.

2. Mencegah kanker

Temulawak juga bermanfaat membantu pengobatan kanker prostat, kanker payudara dan kanker usus. Riset tahun 2001 menyatakan bahwa temulawak bisa menghambat pertumbuhan serta perkembangan kanker prostat.

Para peneliti dari University of Maryland Medical Center juga mengatakan bahwa temulawak bisa membantu menghentikan pertumbuhan kanker karena sifat antioksidannya.

3. Mengatasi osteoarthritis

Penyakit osteoarthritis merupakan penyakit degeneratif yang bisa diatasi dengan temulawak. Journal of Alternative and Complementary Medicine, menjelaskan bahwa temulawak memberikan efek sama seperti ibuprofen, yakni penghilang rasa sakit pada pasien osteoarthritis.

4. Menjaga kesehatan liver

Ekstrak temulawak juga memiliki manfaat menjaga kesehatan hati atau liver dari hepatotoksin, seperti karbon tetraklorida. Karena, hepatotoksin merupakan bahan kimia yang menyebabkan efek buruk pada hati.

5. Antibakteri dan antijamur

Temulawak mengandung berbagai senyawa antibakteri dan antijamur yang efektif untuk membunuh bakteri jenis Staphylococcus dan Salmonella. Sedangkan, senyawa antijamur cukup ampuh menghilangkan jamur dari golongan dermatofita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Positif Covid-19 Menjadi 117, Pemerintah Imbau Warga Tak Berkumpul

Pasien Positif Covid-19 Menjadi 117, Pemerintah Imbau Warga Tak Berkumpul

Health | Minggu, 15 Maret 2020 | 13:57 WIB

Persiapan Penting Sebelum Pemerintah Berlakukan Lockdown Akibat Covid-19

Persiapan Penting Sebelum Pemerintah Berlakukan Lockdown Akibat Covid-19

Lifestyle | Minggu, 15 Maret 2020 | 13:00 WIB

Bayi Baru Lahir di London Langsung Terinfeksi Virus Corona Covid-19

Bayi Baru Lahir di London Langsung Terinfeksi Virus Corona Covid-19

Health | Minggu, 15 Maret 2020 | 13:32 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB