Tutup Area Publik, Pemerintah Ingatkan Hindari Kerumunan dan Jaga Jarak

M. Reza Sulaiman | Frieda Isyana Putri | Suara.com

Rabu, 18 Maret 2020 | 15:15 WIB
Tutup Area Publik, Pemerintah Ingatkan Hindari Kerumunan dan Jaga Jarak
Poster pemberitahuan di Kota Tua, Jakarta, Senin (16/3). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Tutup Area Publik, Pemerintah Ingatkan Hindari Kerumunan dan Jaga Jarak

Penutupan beberapa area publik mulai dari taman hingga tempat mulai diberlakukan di berbagai daerah. Penutupan ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mencegah penyebaran virus corona Covid-19 yang semakin meningkat.

Dr dr Brian Sri Prahastuti, MPH, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden menjelaskan ada beberapa protokol yang dilakukan terkait penutupan area publik.

Ia mengatakan, terkait area publik pada umumnya, misalnya tempat wisata, penutupan bila dilakukan pemerintah daerah dengan pertimbangan tertentu bisa dikatakan tepat tergantung analisis. dr Brian percaya bahwa Pemda pasti memahami situasi daerah dan warganya.

Yang perlu ditekankan dan diperhatikan adalah komunikasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai alasan mengapa area publik ditutup, khususnya tempat wisata.

"Sehingga jangan terjadi penutupan satu area wisata membuat orang bergerak ke tempat wisata lain yang belum ditutup. Artinya masyarakat belum memahami. Pesan pentingnya adalah hindari kerumunan dan jaga jarak," katanya dalam konferensi pers yang disiarkan langsung melalui akun YouTube BNPB, Rabu (18/3/2020).

Pejalan kaki menggunakan masker saat melintasi daerah Pasar Pramuka, Jakarta, Selasa, (11/2).[Suara.com/Alfian Winanto]
Pejalan kaki menggunakan masker saat melintasi daerah Pasar Pramuka, Jakarta, Selasa, (11/2).[Suara.com/Alfian Winanto]

Untuk meminimalisir penyebaran Covid-19, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyampaikan untuk menerapkan social distancing.

Menurut dr Brian, ini adalah upaya untuk memutus mata rantai dan transmisi penularan virus corona. "Social distancing ini lebih menempatkan individu sebagai subyek," lanjutnya.

Oleh karena itu, ia menyimpulkan bahwa masyarakat bertanggung jawab melindungi dirinya dan tidak menularkan virus ini kepada orang lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Cerita Dokter Bersuhu Tubuh Sangat Rendah, "Bisa Jadi Bukan Manusia"

Viral Cerita Dokter Bersuhu Tubuh Sangat Rendah, "Bisa Jadi Bukan Manusia"

Health | Rabu, 18 Maret 2020 | 14:58 WIB

Antisipasi Sebaran Corona, Kawasan Borobudur Highland Ditutup Hingga April

Antisipasi Sebaran Corona, Kawasan Borobudur Highland Ditutup Hingga April

Jogja | Rabu, 18 Maret 2020 | 14:50 WIB

Perawat Meninggal Corona, DPR Ultimatum Pemerintah: ADP Wajib Disediakan!

Perawat Meninggal Corona, DPR Ultimatum Pemerintah: ADP Wajib Disediakan!

News | Rabu, 18 Maret 2020 | 14:48 WIB

Terkini

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Health | Kamis, 23 April 2026 | 18:14 WIB

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Health | Kamis, 23 April 2026 | 16:09 WIB

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

Health | Rabu, 22 April 2026 | 06:40 WIB

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB