Kadar Zat Besi Tinggi di Paru-Paru Dapat Memperburuk Penderita Asma!

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 19 Maret 2020 | 16:03 WIB
Kadar Zat Besi Tinggi di Paru-Paru Dapat Memperburuk Penderita Asma!
Ilustrasi orang terkena asma. (Shutterstock)

Suara.com - Ada sebuah studi baru yang mempelajari hubungan antara penumpukan zat besi dalam sel jaringan paru-paru dengan pasien asma.

Studi yang melakukan uji eksperimental terhadap model tikus ini menunjukkan, penumpukan zat besi di paru-paru memicu respons sistem kekebalan yang khas pada penderita asma dan menyebabkan penyakit makin memburuk.

Ini termasuk efek seperti peningkatan sekresi lendir dan jaringan parut pada paru-paru, yang menyebabkan penyempitan saluran udara dan membuat sulit bernapas.

“Organ dan jaringan kita membutuhkan zat besi untuk mendukung aliran oksigen dan aktivitas enzim normal, tetapi infeksi dalam tubuh juga membutuhkan zat besi untuk berkembang," kata peneliti Jay Horvat, Associate Professor Immunology and Microbiology di University of Newcastle dan Hunter Medical Research Institute, Australia, penulis utama penelitian ini.

Itulah sebabnya sistem kekebalan tubuh memiliki cara untuk menyembunyikan mineral besi di dalam sel di mana infeksi tidak dapat mengakses zat besi.

Penyakit Asma (Shutterstock)
Penyakit Asma (Shutterstock)

"Ini dapat menghasilkan penumpukan zat besi di dalam sel dan jaringan di dekatnya," sambung Horvat, dikutip dari The Health Site.

Ia menjelaskan, ada bukti bahwa penyerapan zat besi yang tidak teratur dan kadar zat besi yang tidak normal berkaitan dengan penyakit paru-paru.

"Kita tahu bahwa kadar zat besi tinggi dan rendah dilaporkan pada penyakit asma, tetapi tidak jelas apakah penumpukan zat besi di paru-paru berkontribusi terhadap perkembangan penyakit."

Setelah melalui berbagai proses dan menganalisisnya pada model tikus yang berbeda, peneliti menemukan bahwa peningkatan kadar besi sel paru-paru menyebabkan respons sel inflamasi seperti sekresi lendir dan jaringan parut di saluran napas, yang menurut peneliti menyebabkan asma semakin memburuk.

"Pada manusia, sekresi lendir dan jaringan parut paru-paru mempersempit saluran udara, menyebabkan sumbatan aliran udara dan kesulitan bernapas."

"Gejala-gejala ini umum pada asma dan penyakit paru-paru kronis lainnya, dan data kami menunjukkan bahwa peningkatan zat besi di sel-sel dan jaringan paru-paru menyebabkan peningkatan efek ini," tandas Horvat.

Namun, harus ada penelitian lebih lanjut untuk mengonfirmasi temuan ini yang kemungkinan dapat mengarah pada terapi baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orang Asma Perlu Hindari Kontak Sosial, Bahaya Jika Terinfeksi Covid-19

Orang Asma Perlu Hindari Kontak Sosial, Bahaya Jika Terinfeksi Covid-19

Health | Rabu, 18 Maret 2020 | 18:57 WIB

Kandungan dalam Makanan ini Dapat Menghilangkan Kantung Mata

Kandungan dalam Makanan ini Dapat Menghilangkan Kantung Mata

Your Say | Rabu, 18 Maret 2020 | 15:16 WIB

Waspada, Corona Covid-19 Lebih Berisiko pada Orang dengan Penyakit Ini!

Waspada, Corona Covid-19 Lebih Berisiko pada Orang dengan Penyakit Ini!

Health | Rabu, 04 Maret 2020 | 17:59 WIB

Terkini

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB