Virus Corona Bisa Hidup di Plastik, Mungkinkah Bisa Bertahan di Pakaian?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Virus Corona Bisa Hidup di Plastik, Mungkinkah Bisa Bertahan di Pakaian?
Ilustrasi pakaian. (Pexels/Muhammadtaha Ibrahim Ma'aji)

Sebagian orang mungkin ketakutan jika virus corona Covid-19 bisa bertahan di pakaian dan bisa menularkannya ke orang lain.

Suara.com - Pandemi virus corona Covid-19 yang meningkat cepat secara global, membuat banyak orang khawatir dan ketakutan. Mereka berusaha melindungi diri agar tak tertular virus corona Covid-19.

Misalnya, mereka menggunakan sarung tangan ketika memencet tombol lift hingga membuka pintu pakai siku. Karena virus corona Covid-19 diketahui bisa bertahan hidup di permukaan selama berjam-jam.

Para peneliti dari Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular di Montana dilansir oleh Mirror, virus corona Covid-19 bisa bertahan hidup di kardus, plastik hingga baja.

Analisis mereka menunjukkan bahwa virus bisa bertahan 4 jam di tembaga dan 24 jam di kardus. Tetapi, virus corona Covid-19 lebih bertahan lama di plastik dan stainless steel, yakni selama 3 hari.

Tapi, bagaimana virus corona Covid-19 bertahan di pakaian?

Ilustrasi kain. (Pexels/Skitterphoto)
Ilustrasi kain. (Pexels/Skitterphoto)

Dr. Akash Petel, seorang GP dan Direktur Medis di MyHealthcareClinic menjelaskan bahwa lamanya virus corona Covid-19 bisa bertahan lama di pakaian atau kain masih belum diketahui.

"Kami masih terus mencari tahu lebih banyak tentang virus corona Covid-19 hari demi hari. Sekarang ini tidak ada penelitian yang mengatakan berapa lama virus corona Covid-19 bertahan hidup di pakaian," kata Akash Petel.

Namun, penelitian terdahulu telah menyarankan virus bisa bertahan lebih lama pada permukaan yang lebih keras, seperti plastik dan logam. Karena, virus bisa bertahan selama beberapa hari pada permukaan tersebut.

Sedangkan, belum ada penelitian yang menemukan virus bisa bertahan di kain atau tidak. Tetapi, Akash Petel menduga bahwa virus corona Covid-19 tidak bisa bertahan lama di permukaan yang lunak seperti kain.

Pakar medis pun membagikan beberapa saran untuk mencuci pakaian, terutama jika seseorang di rumah terinfeksi virus corona Covid-19.

"Jika Anda mencuci pakaian orang yang terduga virus corona Covid-19, pastikan Anda mencucinya pakai sarung tangan sekali pakai, cucilah tangan setelah mencuci pakaian dan hindari menyentuh wajah ketika mencuci pakaian," ujarnya.

CDC telah merekomendasikan mencuci pakaian pada suhu air tinggi sesuai dengan item pakaian dan deterjen normal harus cukup untuk meminalkan risiko dan memastikan pakaian sudah kering.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS