Positif Virus Corona Covid-19, Wanita Ini Alami Gejala Gangguan Pendengaran

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 24 Maret 2020 | 13:54 WIB
Positif Virus Corona Covid-19, Wanita Ini Alami Gejala Gangguan Pendengaran
Ilustrasi gangguan pendengaran. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang wanita 20 tahun asal Amerika mengalami gejala yang berbeda ketika terinfeksi virus corona Covid-19. Ia justru mengalami gejala terkait gangguan pendengaran yang tidak sesuai dengan informasi sejauh ini.

Wanita bernama Julia Buscaglia yang tinggal di Italia ini sempat mengeluhkan gejala yang dialaminya melalui Twitter. Cuitannya pun viral dan mendapat respons dari seseorang yang terinfeksi virus corona Covid-19 dengan gejala berbeda dari umumnya.

"Aku rasa aku perlu memberi tahu kalian semua bahwa gejala corona Covid-19 tidak selalu sama seperti yang diinformasikan selama ini. Bahkan Anda bisa positif corona tanpa mengalami gejala apapun," tulisnya di Twitter dikutip dari New York Post.

Sebelumnya CDC mengatakan bahwa gejala virus corona Covid-19 mulai muncul setelah masa inkubasi 14 hari, yakni berupa batuk kering, demam dan sesak napas.

Dalam kasus kali ini, Julia Buscaglia mengaku mulai merasakan tidak enak badan atau sakit pada 29 Febuari 2020. Tetapi, keluhan yang dialaminya berbeda dengan pasien positif corona Covid-19 lainnya.

Ilustrasi demam. (unsplash)
Ilustrasi demam. (unsplash)

Julia justru mengalami gangguan pendengaran yang tidak disebutkan sebagai gejala infeksi virus corona Covid-19. Satu-satunya gejala yang menyerupai hanya demam.

"Saya bangun dengan kesakitan. Kepalaku berdebar, telingaku berdenyut dan tenggorokanku seperti terbakar," katanya.

Selain itu, Julia juga merasa tubuhnya sangat sakit, kedinginan dan demam 37 derajat celcius. Ia juga sempat mengonsumsi obat anti-inflamasi dan hanya istirahat di tempat tidur seharian.

Pada awal Maret 2020, ia mulai bangun dengan kondisi yang lebih baik. Tetapi, ia tetap memutuskan untuk pergi ke dokter untuk cek corona Covid-19.

Saat itu dokter mengatakan Julia hanya menderita pilek. Tetapi setelahnya, Julia mulai kehilangan pendengarannya di telinga kiri meskipun tidak mengalami batuk kering.

Esok harinya, Pendengaran kedua telinganya semakin hilang atau terganggu. Ia juga mulai merasakan banyak dahak di tenggorokannya, tapi ia mengira hanya gejala biasa di musim dingin.

Beberapa hari berlalu, kondisinya pun semakin memburuk. Ia semakin tidak bisa mendengar dan mencium sesuatu sampai akhirnya kembali ke Amerika.

"Pada titik ini saya sudah kehilangan semua kemampuanku mendengar, merasakan dan mencium sesuatu. Tapi saya tidak pilek dan batuk," tulisnya.

"Saya juga merasakan sakit kepala terus-menerus dari siang hari dan saya obati dengan tylenol. Esok harinya, saya pulang ke Amerika," lanjutnya.

Pada pertengahan Maret 2020, Julia kembali menjalani tes corona Covid-19 karena kondisinya terus memburuk. Mulanya, Julia tidak berencana periksa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Amerika Antri Beli Senjata Jelang Karantina Wilayah Akibat Corona

Warga Amerika Antri Beli Senjata Jelang Karantina Wilayah Akibat Corona

Video | Selasa, 24 Maret 2020 | 13:34 WIB

Tanpa Gejala, Pasutri Lansia di Bali Terinfeksi Virus Corona COVID-19

Tanpa Gejala, Pasutri Lansia di Bali Terinfeksi Virus Corona COVID-19

Jatim | Selasa, 24 Maret 2020 | 13:24 WIB

Pandemi Corona COVID-19, Presiden Jokowi Sepakat Tiadakan UN

Pandemi Corona COVID-19, Presiden Jokowi Sepakat Tiadakan UN

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 13:07 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB