Pandemi Covid-19, Perlukah Pasien Penyakit Jantung Check Up ke RS?

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 26 Maret 2020 | 12:49 WIB
Pandemi Covid-19, Perlukah Pasien Penyakit Jantung Check Up ke RS?
Kesehatan jantung. (Shutterstock)

Suara.com - Penyakit jantung atau masalah pembuluh darah jadi salah satu penyakit komorbid atau penyakit penyerta yang bisa memperburuk kondisi saat terinfeksi virus corona Covid-19.

Di saat virus corona bertebaran di luar, bagaimana para pengidap penyakit jantung harus pergi ke dokter? Apalagi mereka dengan riwayat sakit jantung harus selalu rutin kontrol ke rumah sakit.

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dr. Vito A Damay, Sp.JP(K), M.Kes, FIGA, FICA, FAsCC, mengatakan bahwa dalam kondisi ini pasien penyakit jantung tidak perlu pergi ke rumah sakit saat kondisinya sehat dan terkontrol.

"Kita sarankan, memang apabila seseorang tidak punya gejala signifikan, artinya dia sudah berobat secara teratur untuk masalah jantungnya, maka jika tidak perlu datang ke rumah sakit, nggak perlu datang," ujar dr. Vito melalui kanal yotubenya Dokter Vito dikutip Suara.com, Kamis (26/3/2020).

Ia mengatakan, yang perlu dilakukan adalah selalu rutin meminum obat yang sudah diresepkan saat kontrol ke dokter. Langkah ini dilakukan untuk meminimalisir risiko mereka terinfeksi virus corona.

"Teruskan saja obatnya, karena kita mengurangi kemungkinan keramaian di rumah sakit, dan kemungkinan tertular penyakit yang lain. Jadi untuk saat ini lebih aman lanjutkan obatnya, lalu di rumah," jelasnya.

Berdasarkan data yang ditemukan, dr. Vito menyebut jika 50 persen pasien positif Covid-19 memiliki riwayat penyakit penyerta. Bahkan 80 persen orang yang dirawat bermasalah dengan kardiovaskular, sistem jantung, pembuluh darah, dan stroke.

"Jadi sebisa mungkin tidak pergi ke keramaian. Jadi orang-orang yang punya penyakit pembuluh darah dan ini adalah orang-orang yang cenderung rentan di serang Covid-19. Dan jika memang terserang juga, maka kemungkinan untuk menjadi lebih berat penyakitnya, itu lebih terbuka," tutupnya.

Sementara itu, data per Rabu (25/3/2020), kasus postif Covid-19 di Indonesia ada sebanyak 790 orang. Sebanyak 31 orang berhasil sembuh dan dipulangkan, dan 58 meninggal dunia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belajar dari Wuhan, WHO Sebut Pandemi Corona Covid-19 Bisa Ditanggulangi

Belajar dari Wuhan, WHO Sebut Pandemi Corona Covid-19 Bisa Ditanggulangi

Health | Minggu, 22 Maret 2020 | 06:05 WIB

Demi Bisa Medical Check Up, Pria Ini Berbohong Terinfeksi Corona Covid-19

Demi Bisa Medical Check Up, Pria Ini Berbohong Terinfeksi Corona Covid-19

Health | Rabu, 18 Maret 2020 | 19:30 WIB

Punya Hewan Peliharaan Dapat Mengurangi Risiko Penyakit Jantung!

Punya Hewan Peliharaan Dapat Mengurangi Risiko Penyakit Jantung!

Health | Rabu, 18 Maret 2020 | 12:52 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×