Pakar Amerika Ingatkan Risiko Infeksi Berulang Pandemi Virus Corona, Waduh!

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Jum'at, 27 Maret 2020 | 15:19 WIB
Pakar Amerika Ingatkan Risiko Infeksi Berulang Pandemi Virus Corona, Waduh!
Pandemi Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Pakar Amerika Ingatkan Risiko Infeksi Berulang Pandemi Virus Corona, Waduh!

Pandemi virus Corona Covid-19 masih merajalela di seluruh dunia. Belum berakhir pandemi ini, pakar menyatakan virus Corona bisa kembali mewabah secara berulang!

Pakar penyakit menular AS Dr. Anthony Fauci memperingatkan wabah virus corona yang sedang dialami dunia mungkin merupakan kejadian berulang dan dapat muncul lagi dengan lebih kuat jika tidak ada tindakan pencegahan yang tepat.

Dilansir VOA Indonesia, dalam pengarahan harian mengenai virus corona di Gedung Putih, Fauci, Direktur Institut Nasional AS untuk Alergi dan Penyakit Menular, mengatakan, kasus virus itu mulai muncul di Afrika Selatan dan negara-negara di belahan bumi selatan, di mana musim dingin menjelang.

Ia mengatakan jika wabah besar terjadi di daerah-daerah tersebut, ini akan menjadi indikasi kuat bahwa virus itu muncul berulang dan negara-negara di belahan bumi utara harus bersiap menghadapi putaran ke-dua perebakan virus tahun depan.

Fauci mengatakan bahwa hal tersebut memberi penekanan lebih besar mengenai pentingnya melanjutkan upaya membuat vaksin yang siap tersedia apabila putaran kedua virus corona tiba, serta seperangkat obat yang dapat mengobati pasien dengan efektif dan aman.

Sementara itu, laman Worldometers secara real time pada Jumat (27/3/2020) pukul 02.02 GMT menyatakan total kasus infeksi di seluruh dunia sebanyak 531.804 kasus. Dengan rincian pasien sembuh mencapai 123.942 jiwa dan meninggal dunia 24.703 jiwa.

WHO resmi memberikan nama covid-19 untuk virus Corona baru dari Wuhan. (Shutterstock)
Pandemi virus Corona Covid-19 bisa jadi kejadian berulang. (Shutterstock)

Amerika Serikat menjadi negara pertama dengan kasus terbanyak di atas China dengan total kasus 85.377. Per hari ini, (27/3/2020), ada 17.166 kasus baru dan 268 kematian baru di berbagai negara bagian.

Pasien yang sembuh tercatat pada angka 1.868 jiwa dan kasus aktif 82.214 dengan di antaranya 2.122 pasien dalam keadaan kritis ataupun serius.

"Pemerintah telah berjuang untuk menghentikan penyebaran virus dan telah mengambil berbagai langkah untuk membatasi pertemuan publik karena orang-orang yang mungkin tidak menunjukkan gejala tetapi terinfeksi dapat menjadi pembawa," demikian dilaporkan Kantor Berita Anadolu.

Prancis menghadapi gelombang korban meninggal terbesar dalam beberapa pekan, setelah otoritas mencatat ada 231 kematian baru akibat virus Corona Covid-19 dalam 24 jam terakhir per Kamis (26/3/2020). Hal ini menambah jumlah total kematian menjadi 1.331.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

415 Calon Petugas Haji Jatim Terancam Kena Virus Corona, Ada yang Positif

415 Calon Petugas Haji Jatim Terancam Kena Virus Corona, Ada yang Positif

Jatim | Jum'at, 27 Maret 2020 | 15:02 WIB

Virus Corona Covid-19 disebut Bisa Menular Lewat Makanan, Benarkah?

Virus Corona Covid-19 disebut Bisa Menular Lewat Makanan, Benarkah?

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2020 | 15:15 WIB

Sembari Menunggu Vaksin, Terapi Ini diklaim Efektif Untuk Pasien Corona

Sembari Menunggu Vaksin, Terapi Ini diklaim Efektif Untuk Pasien Corona

Health | Jum'at, 27 Maret 2020 | 14:00 WIB

Terkini

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB